Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BAZNAS Kota Bandung Salurkan ZIS Rp916 Juta kepada 470 Penerima Manfaat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 07:52 WIB Last Updated 2026-08-21T00:52:10Z
Klik
Baznas Kota Bandung gelar Gebyar penyaluran ZIS kepada 470 penerima manfaat


 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandung menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp916.392.233 kepada 470 penerima manfaat dalam Gebyar Penyaluran ZIS di Sekretariat PCNU Kota Bandung, Kamis (20/8/2026).

Penyaluran tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus wujud nyata pengelolaan dana umat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Kota Bandung, Drs. H. Momon Ahmad Imron Sutisna, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk transparansi sekaligus apresiasi kepada para muzaki dan munfik yang telah mempercayakan dana mereka kepada BAZNAS.

“Ini sebagai wujud transparansi kami dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Sekaligus sebagai wujud terima kasih kepada para muzaki, karena dana yang terkumpul sangat bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Penyerahan bantuaan pendidikan kepada penerima manfaat


Hingga Juli 2026, BAZNAS Kota Bandung mencatat penghimpunan ZIS mencapai Rp16,3 miliar atau sekitar 50 persen dari target tahunan. Sekitar 92 persen berasal dari zakat, terutama zakat penghasilan. Dari dana yang terkumpul, 95 persen telah disalurkan melalui lima program utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah dan keagamaan.

Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, beasiswa, modal usaha, biaya pengobatan, pelunasan tunggakan BPJS, alat kesehatan, perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan korban kebakaran hingga tunggakan kontrakan.

Gebyar ZIS juga menjadi momentum penguatan kolaborasi. BAZNAS Kota Bandung menandatangani MoU dengan lima mitra, yakni UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Disdukcapil Kota Bandung, Dinas Sosial Kota Bandung, TP PKK Kota Bandung, dan Forum Bandung Sehat.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat validasi data penerima, penelitian dampak zakat, pemberdayaan keluarga, peningkatan layanan kesehatan, serta memastikan distribusi bantuan semakin tepat sasaran.

Di sisi lain, BAZNAS memperkenalkan inovasi Z Kopi (Zakat Kreatif Optimalkan Potensi dan Inklusi) sebagai unit usaha produktif. Lima titik Z Kopi tengah dipersiapkan di PCNU, PD Muhammadiyah, PD Persis, Kantor BAZNAS Kota Bandung, dan DKM Masjid Al-Ukhuwah.

Bantuan kepada pedagang Coffee


Wali Kota Bandung M. Farhan turut mendukung upaya BAZNAS mengembangkan pengelolaan dana umat secara lebih produktif. Salah satunya melalui fasilitasi pertemuan dengan Bursa Efek Indonesia untuk mempelajari strategi investasi syariah.

Dengan penguatan transparansi, kolaborasi, dan inovasi, BAZNAS Kota Bandung menargetkan penghimpunan ZIS terus meningkat sekaligus memperluas kontribusinya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*/red). 

×
Berita Terbaru Update