| Baznas Kota Bandung gelar Gebyar penyaluran ZIS kepada 470 penerima manfaat |
Penyaluran tersebut menjadi bagian
dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus wujud nyata
pengelolaan dana umat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS Kota Bandung, Drs. H.
Momon Ahmad Imron Sutisna, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk
transparansi sekaligus apresiasi kepada para muzaki dan munfik yang telah
mempercayakan dana mereka kepada BAZNAS.
“Ini sebagai wujud transparansi
kami dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Sekaligus sebagai wujud
terima kasih kepada para muzaki, karena dana yang terkumpul sangat bermanfaat
bagi peningkatan kesejahteraan warga,” ujarnya.Penyerahan bantuaan pendidikan kepada penerima manfaat
Hingga Juli 2026, BAZNAS Kota
Bandung mencatat penghimpunan ZIS mencapai Rp16,3 miliar atau sekitar 50 persen
dari target tahunan. Sekitar 92 persen berasal dari zakat, terutama zakat
penghasilan. Dari dana yang terkumpul, 95 persen telah disalurkan melalui lima
program utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah
dan keagamaan.
Bantuan yang disalurkan meliputi
sembako, beasiswa, modal usaha, biaya pengobatan, pelunasan tunggakan BPJS,
alat kesehatan, perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan korban kebakaran
hingga tunggakan kontrakan.
Gebyar ZIS juga menjadi momentum
penguatan kolaborasi. BAZNAS Kota Bandung menandatangani MoU dengan lima mitra,
yakni UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Disdukcapil Kota Bandung, Dinas Sosial
Kota Bandung, TP PKK Kota Bandung, dan Forum Bandung Sehat.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk
memperkuat validasi data penerima, penelitian dampak zakat, pemberdayaan
keluarga, peningkatan layanan kesehatan, serta memastikan distribusi bantuan
semakin tepat sasaran.
Di sisi lain, BAZNAS memperkenalkan
inovasi Z Kopi (Zakat Kreatif Optimalkan Potensi dan Inklusi) sebagai unit
usaha produktif. Lima titik Z Kopi tengah dipersiapkan di PCNU, PD
Muhammadiyah, PD Persis, Kantor BAZNAS Kota Bandung, dan DKM Masjid Al-Ukhuwah.Bantuan kepada pedagang Coffee
Wali Kota Bandung M. Farhan turut
mendukung upaya BAZNAS mengembangkan pengelolaan dana umat secara lebih
produktif. Salah satunya melalui fasilitasi pertemuan dengan Bursa Efek
Indonesia untuk mempelajari strategi investasi syariah.
Dengan penguatan transparansi,
kolaborasi, dan inovasi, BAZNAS Kota Bandung menargetkan penghimpunan ZIS terus
meningkat sekaligus memperluas kontribusinya dalam pengentasan kemiskinan dan
peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*/red).