![]() |
| Kemnaker-Indo Rama perkuat TKM berikan Dukungan Modal Usaha |
Dukungan tersebut
disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR)
perusahaan kepada tiga TKM lanjutan dan dua TKM pemula, Jumat (7/8/2026).
Direktur Jenderal
Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan
PKK) Kemnaker, Sugeng Heri Suseno, mengapresiasi keberlanjutan kemitraan dengan
Indo-Rama. Menurutnya, sinergi semacam ini penting agar program kewirausahaan
tidak berhenti pada tahap memulai usaha, tetapi berlanjut hingga pengembangan
dan perluasan usaha.
"Saya
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Indo-Rama Synthetics Tbk yang
kembali melanjutkan kemitraan strategis dengan Kemnaker melalui dukungan modal
usaha bagi TKM," ujar Sugeng.
Menurutnya,
bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi,
memperbarui peralatan, memperluas pemasaran, termasuk melalui platform digital,
serta menyesuaikan pengembangan usaha dengan kebutuhan masing-masing penerima.
Bagi TKM lanjutan,
dukungan modal diarahkan untuk memperkuat dan memperluas usaha yang sudah
berjalan. Sementara bagi TKM pemula, bantuan diharapkan menjadi pijakan untuk
membangun usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Sugeng menegaskan, keberhasilan program TKM tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah pelaku usaha, tetapi juga dari kemampuan mereka menciptakan kesempatan kerja.

Menaker berikan dukungan Modal Usaha kepada TKM
"Inilah
esensi Program Tenaga Kerja Mandiri, yaitu mengubah pencari kerja menjadi
pencipta lapangan kerja," tegasnya.
Kemitraan Kemnaker
dan Indo-Rama juga telah menunjukkan hasil pada periode sebelumnya. Tiga TKM
penerima bantuan modal tahun lalu tercatat mampu menciptakan tenaga kerja baru,
sekaligus membuka peluang ekonomi bagi mitra usaha dan pemasok.
Capaian tersebut,
kata Sugeng, menunjukkan bahwa dukungan permodalan yang disertai pendampingan
dan kolaborasi dunia usaha dapat menjadi salah satu pendekatan untuk memperkuat
ekonomi masyarakat sekaligus menekan pengangguran.
Ia pun meminta
lima penerima bantuan menggunakan modal secara tepat dan produktif, sehingga
usaha yang dirintis maupun dikembangkan mampu tumbuh, bertahan, dan pada
akhirnya memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. (*/red).
.jpeg)