| Operasi Gabungan BNN, Bea-Cukai, TNI AL, Bareskim Polri, BIN dan Polda Riau gagalkan penyelundupkan Norkoba Jenis Ketamin seberat 1,3 Ton di perairan Natuna Kepulaun Riau |
Pengungkapan tersebut dilakukan
Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut,
Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepulauan Riau.
Petugas turut mengamankan kapal King Sun beserta delapan anak buah kapal (ABK)
yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas negara.
Kasus ini berawal dari informasi intelijen BNN dan Bea Cukai pada Februari 2026 mengenai pergerakan kapal Fude/King Sun dari kawasan Teluk Thailand menuju perairan Indonesia. Kapal tersebut diketahui membawa ABK berkewarganegaraan Myanmar.
| Kepala BNN RI didamping Pangkoarrmadda RI dan Gubernur Kepri memberikan keterrangan pers |
Operasi penyekatan dimulai 4
Agustus 2026. Dua hari kemudian, kapal target terpantau memasuki wilayah
perairan Indonesia. Unsur TNI AL yang diperkuat KRI Kerambit-627, KRI
Surik-645, dan KRI Karotang-872 kemudian melakukan pencegatan.
Tim gabungan selanjutnya mengawal
King Sun menggunakan Kapal BC 30005 menuju perairan Bintan sebelum kapal dibawa
ke Pangkalan Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang, untuk pemeriksaan.
Petugas melakukan pemeriksaan lebih
mendalam pada 7 Agustus dengan melibatkan unit K-9 dan menginterogasi para awak
kapal. Hasilnya, petugas menemukan ruang penyimpanan tersembunyi di bawah
lantai kamar ABK asal Taiwan.
Dari lokasi tersebut ditemukan 65
karung. Sebanyak 64 karung masing-masing berisi sekitar 20 bungkus teh Cina
berwarna hijau, sedangkan satu karung berisi 18 bungkus. Seluruh paket diduga
kuat berisi ketamine dalam bentuk kristal dengan berat bruto sekitar 1,3 ton.
Delapan ABK yang diamankan
masing-masing berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL.Pangkoarmada RI memberikan keterangan pers terkait penggagalan penyelundupan Narkoba
Pengungkapan ini menjadi langkah
penting untuk memutus jalur penyelundupan narkotika melalui laut. Tim Joint
Operation kini masih mengembangkan penyidikan untuk membongkar jaringan
sindikat, pihak yang terlibat, serta jalur logistik internasional yang
digunakan.
BNN menegaskan operasi bersama
lintas instansi akan terus diperkuat untuk menutup ruang gerak jaringan
narkotika internasional dan melindungi masyarakat dari ancaman peredaran gelap
narkotika.
| Anggota TNI AL sedang menurunkan barbuk untuk di perlihatkan saat Konfernsi Pers |