![]() |
| BPBD Kota Bandung mensosialisasikan dan mensimulasikan Gempa bagi warga Rusunawa Cingised |
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung,
Didi Ruswandi, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas warga merupakan kunci
utama untuk meminimalkan potensi korban jiwa serta kerusakan akibat bencana
gempa yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
"Bencana memang tidak selalu
bisa dicegah, tetapi dampak kerusakan dan korban jiwa bisa kita tekan. Dua
faktor kuncinya adalah kekuatan struktur bangunan dan kapasitas kesiapan
manusianya," ujar Didi dalam rapat koordinasi di Kantor BPBD Kota Bandung,
Jumat (28/8/2026).
Tahapan persiapan simulasi ini
menggunakan pendekatan teknis yang terukur melalui metode Tabletop Exercise
(TTX) sebelum menggelar peragaan lapangan secara riil.
Rangkaian alur kesiapsiagaan yang
disiapkan BPBD Kota Bandung meliputi:
![]() |
| Pejabat BPBD Kota Bandung mensimulasikan Gempa bagi warga Rusunawa Cingised |
Praktik Simulasi Lapangan:
Pelatihan evakuasi mandiri secara langsung guna membentuk refleks dan pengalaman
praktis warga Rusunawa Cingised dalam merespons situasi krisis.
Pembentukan Agen Kesiapsiagaan:
Membentuk figur warga terlatih yang siap ditugaskan menjadi edukator serta
narasumber kebencanaan di wilayah Kota Bandung lainnya.
Didi berharap kegiatan ini mampu
menumbuhkan budaya siaga bencana yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat
kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan Kota Bandung yang
tangguh bencana. (ray/red).
.jpeg)
