Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kawih Sinom Jadi Senjata Budaya Lawan Narkoba Musuh Bangsa, 16 Peserta Tampil di Bandung

Rabu, 16 September 2026 | 20:46 WIB Last Updated 2026-09-16T13:46:13Z
Klik
Kepala BNN Jabar Brigjen Pol.Sulistyio Pudjo bersama Wali kota Bandung dan peserta pemenang Psangiri Agung Kawih Simon, Narkoba Musuh Bangsa


 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA — Pesan antinarkoba tak selalu harus disampaikan melalui kampanye konvensional. Di Kota Bandung, seni tradisional Sunda digunakan sebagai medium untuk mengajak generasi muda memahami bahaya penyalahgunaan narkoba.

Pesan itu mengemuka dalam Pasanggiri Agung Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” yang digelar BNN Provinsi Jawa Barat di Gedung Pertunjukan Kesenian, Jalan Naripan, Bandung, Senin (14/9/2026).

Sebanyak 16 peserta tampil dalam babak pagelaran, terdiri atas delapan peserta kategori pelajar dan delapan kategori umum. Mereka tidak hanya mempertunjukkan kemampuan olah vokal, tetapi juga membawa pesan moral melalui kawih bertema antinarkoba.

Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan seni dan budaya.

Menurutnya, karya seni dapat menjadi ruang yang lebih dekat dengan generasi muda untuk menyampaikan pesan pencegahan secara kreatif dan ekspresif.

Kepala BNN Jabar Brigjen Pol. Sulityio Pudjo Hartono


Piala Gubernur untuk Para Pemenang

Dari hasil penilaian dewan juri, Muhammad Raffi Putra Pangestu, siswa SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, meraih juara pertama kategori pelajar. Posisi kedua ditempati Asep Tatang Hidayat dari SMA Negeri 1 Sumedang, sedangkan juara ketiga diraih Griselda Mardatila Nutrisfinanzalda dari SMA Negeri 1 Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Untuk kategori umum, juara pertama diraih Wendih Widia Rahayu dari Kota Bandung, disusul Eva Purnama Dewi dari Kabupaten Sumedang dan Dhesdyana Erindha Dewi, juga dari Kabupaten Sumedang.

Para pemenang berhak memperoleh Piala Gubernur Jawa Barat. Selain juara utama, panitia juga memberikan penghargaan kepada juara kedua, ketiga dan favorit.

Sulistyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, dewan juri, serta pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peserta diharapkan tidak berhenti sebagai pemenang lomba, tetapi dapat membawa pesan positif kepada lingkungan sekitarnya.

Disiapkan Jadi Muatan Lokal

Pemberian hadiah  Pasanggiri Agung Kawih Sinom" Norkoba Musuh Bangsa"dari BNN Provinsi Jabar




Yang menarik, karya dan kegiatan “Narkoba Musuh Bangsa” kini telah menyelesaikan proses pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Selanjutnya, karya tersebut akan diserahkan kepada Kepala BNN RI sebagai bagian dari program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak, Bersih Narkotika).


Karya tersebut juga akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dikembangkan sebagai salah satu materi muatan lokal.

Langkah ini membuka peluang agar pesan antinarkoba tidak hanya hadir dalam sebuah perlombaan, tetapi dapat masuk ke ruang pendidikan dan kehidupan masyarakat melalui seni yang berakar pada budaya Jawa Barat.

Melalui kawih sinom, BNN Jabar ingin menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan pencegahan narkoba dapat berjalan beriringan. Ketika generasi muda memiliki ruang untuk berkarya, berekspresi dan berprestasi, ruang bagi pengaruh negatif dapat semakin dipersempit. (*/red).

×
Berita Terbaru Update