![]() |
| Kepala BNN Jabar Brigjen Pol.Sulistyio Pudjo bersama Wali kota Bandung dan peserta pemenang Psangiri Agung Kawih Simon, Narkoba Musuh Bangsa |
Pesan itu mengemuka dalam
Pasanggiri Agung Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” yang digelar BNN Provinsi
Jawa Barat di Gedung Pertunjukan Kesenian, Jalan Naripan, Bandung, Senin
(14/9/2026).
Sebanyak 16 peserta tampil dalam
babak pagelaran, terdiri atas delapan peserta kategori pelajar dan delapan
kategori umum. Mereka tidak hanya mempertunjukkan kemampuan olah vokal, tetapi
juga membawa pesan moral melalui kawih bertema antinarkoba.
Kepala BNN Provinsi Jawa Barat
Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian
dari upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan seni
dan budaya.
Menurutnya, karya seni dapat menjadi ruang yang lebih dekat dengan generasi muda untuk menyampaikan pesan pencegahan secara kreatif dan ekspresif.

Kepala BNN Jabar Brigjen Pol. Sulityio Pudjo Hartono
Piala Gubernur untuk Para Pemenang
Dari hasil penilaian dewan juri,
Muhammad Raffi Putra Pangestu, siswa SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, meraih juara
pertama kategori pelajar. Posisi kedua ditempati Asep Tatang Hidayat dari SMA
Negeri 1 Sumedang, sedangkan juara ketiga diraih Griselda Mardatila
Nutrisfinanzalda dari SMA Negeri 1 Parigi, Kabupaten Pangandaran.
Untuk kategori umum, juara pertama
diraih Wendih Widia Rahayu dari Kota Bandung, disusul Eva Purnama Dewi dari
Kabupaten Sumedang dan Dhesdyana Erindha Dewi, juga dari Kabupaten Sumedang.
Para pemenang berhak memperoleh
Piala Gubernur Jawa Barat. Selain juara utama, panitia juga memberikan
penghargaan kepada juara kedua, ketiga dan favorit.
Sulistyo menyampaikan apresiasi
kepada seluruh peserta, dewan juri, serta pihak yang mendukung terselenggaranya
kegiatan tersebut. Menurutnya, peserta diharapkan tidak berhenti sebagai
pemenang lomba, tetapi dapat membawa pesan positif kepada lingkungan
sekitarnya.
Disiapkan Jadi Muatan Lokal
Yang menarik, karya dan kegiatan
“Narkoba Musuh Bangsa” kini telah menyelesaikan proses pengurusan Hak Kekayaan
Intelektual (HAKI). Selanjutnya, karya tersebut akan diserahkan kepada Kepala
BNN RI sebagai bagian dari program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti
Narkotika Dimulai dari Anak, Bersih Narkotika).Pemberian hadiah Pasanggiri Agung Kawih Sinom" Norkoba Musuh Bangsa"dari BNN Provinsi Jabar
Karya tersebut juga akan diserahkan
kepada Gubernur Jawa Barat untuk dikembangkan sebagai salah satu materi muatan
lokal.
Langkah ini membuka peluang agar
pesan antinarkoba tidak hanya hadir dalam sebuah perlombaan, tetapi dapat masuk
ke ruang pendidikan dan kehidupan masyarakat melalui seni yang berakar pada
budaya Jawa Barat.
Melalui kawih sinom, BNN Jabar
ingin menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan pencegahan narkoba dapat
berjalan beriringan. Ketika generasi muda memiliki ruang untuk berkarya,
berekspresi dan berprestasi, ruang bagi pengaruh negatif dapat semakin
dipersempit. (*/red).
