Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BPDAS Citarum Ciliwung Dorong KTH Rumpin Mandiri Lewat Usaha Produktif

Jumat, 09 Oktober 2026 | 08:25 WIB Last Updated 2026-10-13T01:26:37Z
Klik
BPDAS Citarum-Ciliwung melakukan pendampingan bagi KTH Rumpin untuk terus berkembang dan mandiri


 
BOGOR, FAKTABANDUNGRAYA,--- Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum Ciliwung memperkuat kelembagaan dan kemandirian Kelompok Tani Hutan (KTH) Blok Lapangan Pinus, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Pengembangan kapasitas digelar selama dua hari, 30 September hingga 1 Oktober 2026.

Kepala BPDAS Citarum Ciliwung Heru Permana mengatakan kegiatan ini merupakan pendampingan lanjutan bagi KTH yang sebelumnya terlibat program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL). Tujuannya agar kelompok tidak berhenti setelah program selesai.

“Kami mendorong agar KTH dapat terus berkembang, mandiri, serta mampu mengelola potensi yang ada di lingkungannya,” ujar Heru.

Agenda diawali dengan reorganisasi kepengurusan dan pengurusan legalitas melalui Surat Keputusan Kepala Desa. Legalitas ini menjadi dasar registrasi KTH dalam database Sistem Informasi Penyuluhan (Simluh).

Anggota kelompok juga belajar teknik pembibitan di Persemaian Permanen Rumpin, mulai dari penyemaian benih hingga okulasi. Mereka mendapat informasi soal peluang bibit gratis menggunakan KTP sesuai ketentuan.

Kunjungan berlanjut ke BP2SDM Wilayah III Bogor. Di sana, peserta mempelajari penangkaran lebah madu dan budidaya jamur tiram sebagai alternatif usaha produktif.

Meski RHL selesai pada 2024, BPDAS tetap mendampingi KTH. Anggota diharapkan menjaga tanaman hasil rehabilitasi yang mulai berbuah, membangun jejaring, dan mengembangkan usaha sesuai potensi wilayah.

Kepala Seksi RHL BPDAS Citarum Ciliwung Bagus Prakoso mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pendampingan untuk memperkuat kapasitas kelompok secara berkelanjutan.

Perubahan dan pengembangan kelompok dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh anggota kelompok itu sendiri. “Dimulai dari diri sendiri, dari hal yang kecil, dimulai saat ini,” pungkasnya. (*/sein).

×
Berita Terbaru Update