Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Forgotten Island Bawa Mitologi Filipina ke Layar, Rayakan Persahabatan dan Kenangan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:12 WIB Last Updated 2026-10-01T17:12:56Z
Klik
Film Animasi hadirkan Forgotten Island tayang di bioskop Indonesia, Jum'at, 2 Oktober 2026



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- DreamWorks Animation menghadirkan Forgotten Island, film animasi petualangan yang mengajak penonton menjelajahi Pulau Nakali, dunia fantasi yang terinspirasi budaya dan mitologi Filipina. Film ini mulai tayang di bioskop Indonesia, Jumat (2/10/2026).

Cerita berpusat pada Jo dan Raissa, dua sahabat sejak kecil yang tengah menghadapi perubahan besar setelah lulus sekolah. Pada malam terakhir mereka bersama, keduanya menemukan portal misterius yang membawa mereka ke Nakali, pulau penuh makhluk ajaib dan legenda.

Bersama Raww, seekor weredog yang kikuk namun berhati baik, Jo dan Raissa harus mencari jalan pulang. Masalahnya, perjalanan tersebut memiliki konsekuensi besar: mereka terancam kehilangan kenangan yang selama ini membentuk persahabatan mereka.

Disutradarai dan ditulis Joel Crawford dan Januel P. Mercado, yang sebelumnya terlibat dalam Puss in Boots: The Last Wish, film ini juga menjadi ruang bagi keduanya untuk mengangkat kisah tentang persahabatan, keluarga, serta akar budaya Filipina.

Aktor pengisi suara H.E.R. yang memerankan Jo menyebut keterlibatannya memiliki arti personal karena masih terbatasnya representasi Filipina dalam film animasi.

“Jarang sekali bisa menemukan representasi Filipina. Aku bangga dapat menjadi bagian dari film ini,” ujar H.E.R.

Sementara Liza Soberano yang mengisi suara Raissa menilai kekuatan film terletak pada kemampuannya mengangkat budaya Filipina sekaligus menyampaikan tema universal tentang persahabatan, perubahan, dan kenangan.

Film Animasi hadirkan Forgotten Island tayang di bioskop Indonesia, Jum'at, 2 Oktober 2026



Forgotten Island juga membawa penonton bernostalgia ke era 1990-an, ketika media sosial dan telepon pintar belum menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Nuansa tersebut diperkuat melalui estetika visual, budaya rave, dan musik pop era tersebut.

Di Indonesia, semangat nostalgia film turut dihadirkan melalui photobooth Forgotten Island di Bintaro Xchange dan Stasiun MRT Blok M hingga 4 Oktober 2026. Pengunjung dapat mengabadikan momen bersama sahabat dengan konsep cover kaset musik.

“Melalui Forgotten Island, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pengalaman menonton film animasi. Ada cerita tentang hubungan persahabatan, kenangan, dan orang-orang yang tumbuh bersama kita,” ujar Head of Marketing Universal Pictures International Julius Daniel Suhakri.

Dengan perpaduan fantasi, humor, nostalgia, dan emosi, Forgotten Island membawa budaya Filipina ke layar lebar sekaligus mengangkat pertanyaan sederhana tentang seberapa jauh seseorang mempertahankan kenangan bersama sahabat terbaiknya. (*/red). 

×
Berita Terbaru Update