![]() |
| Apel Akbar Satlinmas dalam rangka peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Stadion Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah |
Gagasan tersebut disampaikan Jaksa
Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Prof. Dr. Reda Manthovani,
saat menyoroti penguatan peran Satlinmas dalam membangun ketahanan bangsa.
Menurut Reda, kekuatan Satlinmas
tidak cukup diukur dari jumlah anggota dan luasnya jaringan organisasi. Lebih
dari itu, keberadaannya harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,
termasuk melalui pemberdayaan ekonomi dan penguatan nilai-nilai Pancasila.
Pesan tersebut sejalan dengan Apel
Akbar Satlinmas dalam rangka peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Stadion
Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/9/2026). Kegiatan
yang diikuti sekitar 8.000 anggota Satlinmas itu menjadi momentum konsolidasi
organisasi sekaligus penguatan semangat pengabdian.
Sebagai Ketua Dewan Pengawas
ASLINMAS, Reda mengapresiasi perkembangan organisasi tersebut di Jawa Tengah.
Ia mendorong ASLINMAS dan ABPEDNAS memperluas program pemberdayaan yang
berdampak langsung terhadap kesejahteraan anggota dan masyarakat.
Sejumlah program telah dikembangkan, mulai dari usaha ayam petelur, budidaya ikan air tawar dengan sistem bioflok, hingga pembangunan greenhouse. Inisiatif tersebut diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat akar rumput.
.jpg)
Apel Akbar Satlinmas dalam rangka peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Dalam kegiatan itu, ASLINMAS juga
menyalurkan bantuan kepada ribuan anggota Satlinmas. Sementara itu, bantuan
tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa 21 unit becak motor (bentor)
diserahkan untuk mendukung kegiatan pemilahan sampah masyarakat, sejalan dengan
upaya mewujudkan Indonesia Asri.
Reda menegaskan, penguatan
organisasi harus berjalan beriringan dengan aksi nyata. Dengan menjadikan
Pancasila sebagai landasan pengabdian, Satlinmas diharapkan mampu menjadi mitra
strategis pemerintah dalam menjaga ketertiban, memperkuat persatuan, serta
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Transformasi tersebut menempatkan
Satlinmas bukan sekadar sebagai penjaga lingkungan, melainkan juga sebagai
penggerak ketahanan sosial dan ekonomi yang berawal dari desa. (M.Fadhli/red).
.jpg)