Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

IKAPPI Minta Hentikan Pembangunan Pasar Panorama Lembang

Selasa, 14 Maret 2017 | 19:40 WIB Last Updated 2017-03-14T12:40:47Z
Klik
Gedung DPRD KBB (foto:ist)
PADALARANG, FAKTABANDUNGRAYA.COM, - Ratusan Masyarakat peduli pasar Panorama Lembang bersama Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat. Mereka meminta agar pembangunan Pasar Panorama Lembang Kab Bandung Barat untuk dihentikan.

Permintaan penghentian pembangunan pasar Panorama Lembang, disampaikan oleh masyarakat peduli pasar lembang dan IKAPPI saat melakukan berdemo didepan gedung DPRD Kab Bandung Barat. Akhirnya perwakilan masyarakat dan IKAPPI diterima oleh Ketua DPRD KBB Aa Umbara Sutisna dan Ketua Komisi II Dadan Supardan serta Anggota DPRD KBB lainnya.

Dalam audensi tersebut, Ketua IKAPPI KBB Armamento Zebua menyampaikan aspirasinya mengenai carut marut persoalan hukum di Pasar Panorama Lembang yang tidak menonjolkan keadilan bagi para pedagang, menurutnya ada indikasi adanya main mata antara pengembang dan pemerintah kabupatan Bandung Barat.

"Pedagang tidak pernah berembug baik bersama paguyuban atau pihak Pengembang (PT. Binabangun Persada) untuk proses pembngunan dan sebelumnyapun tidak ada sosialisasi pada pedagang"ujar Armamento.

Dihadapan Ketua DPRD , Armamento mengungkapkan, kondisi pasar darurat pun sangat menghawatirkan selain kumuh, becek dan bau sampah, menurutnya ini sangat tidak layak buat pedagang dan pembeli dalam bertransksi.

Secara tegas, Armamento meminta DPRD KBB untuk dapat menghentikan pembangunan pasar panorama Lembang yang tidak procedural. Selain itu, meminta relokasi pedagang ke pasar sementara dan menghentikan penagihan pembayaran uang muka.

"Kami meminta dihentikan, Pembangunan pasar karena tidak ada keadilan. Kami tidak merasa nyaman dan aman serta Stop penarikan uang dari pedagang, "tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD KBB Aa Umbara Sutisna sangat menyayangkan pertemuan yang dipandang penting itu tidak dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Paguyuban Pasar Lembang dan PT.Binabangun Persada selaku pengembang.

Aa Umbara berjanji akan menindaklanjuti aspirasi ini, karena dalam pertemuan ini tidak dihadiri oleh kepala Disperindag , PT Bangun Persada dan Paguyuban. Untuk itu, kita akan jadwalkan pertemuan kembali. Padahal, pihak-pihak terkait sudah dikirimi surat untuk mengikuti Audensi bersama masyarakat.

"Kami dewan sudah mengerti untuk mencari solusi, kita harus duduk bareng bersama untuk memecahkan masalah, Harusnya eksekutif cepat tanggap, karena ini sebagai pelaksananya adalah eksekutif"ujarnya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat Dadan Supardan menambahkan Komisi dua mengapresiasi kegiatan audiensi hari ini (kemarin-red), dan akan langsung mengkoordinasikan pada dinas terkait, Pengembang dan Paguyuban.

" dalam waktu dekat kami akan segera mengkoordinasikan semua aspirasi yang di sampaikan oleh masyarakat peduli pasar panorama lembang kepada beberapa pihak skpd terkait, pengembang dan paguyuban pedagang pasar panorama lembang" katanya

Dadan berharap, dengan adanya pertemuan ini akan ada solusi terbaik sebagai jalan keluarnya sehingga pedagang pun merasa nyaman dan aman dalam berjualan.

"Kami berharap dari pertemuan itu ada jalan keluar yang dapat memberikan rasa keadilan bagi semua pihak"tukasnya. (tris/sein).
×
Berita Terbaru Update