Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mengenang Bandung Lautan Api: 10 Stilasi Sebagai Jejak Heroik Warga dan Pejuang

Selasa, 24 Maret 2026 | 21:21 WIB Last Updated 2026-03-24T14:21:59Z
Klik
Tugu Peristiwa BLA


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Peristiwa bersejarah Bandung Lautan Api yang terjadi pada 24 Maret 1946 menjadi simbol pengorbanan dan strategi perjuangan rakyat Bandung. Saat itu, sekitar 200.000 warga dan para pejuang meninggalkan kota menuju wilayah pegunungan di selatan, sementara kobaran api membakar kota dalam waktu sekitar tujuh jam untuk mencegah jatuhnya Bandung ke tangan Sekutu.

Jejak peristiwa heroik ini kini diabadikan melalui 10 stilasi monumen kecil yang tersebar di titik-titik penting Kota Bandung. Stilasi-stilasi ini dibangun oleh komunitas Bandung Heritage bekerja sama dengan American Express Foundation dan dirancang oleh seniman Sunaryo. Setiap stilasi setinggi sekitar 140 cm menampilkan informasi sejarah, peta jalur pengungsian, kisah di lokasi tersebut, serta penggalan lagu Halo-Halo Bandung, lengkap dengan ornamen bunga Patrakomala khas Bandung.

Sepuluh stilasi tersebut tersebar di lokasi bersejarah, antara lain:

- Gedung De Driekleur – Lokasi pertama teks proklamasi dibacakan di Bandung.

- Gedung Denis – Tempat pejuang merobek bendera Belanda pada Oktober 1945.

Tugu Prestiwa BLA

 

- Eks Nederlandsch Indische Escompto Maatschappij – Markas rapat TKR pada 13 Oktober 1945.

- Gudang di Jalan Ciguriang – Salah satu titik stilasi tersembunyi di dalam rumah pertokoan.

- Depan SD Dewi Sartika – Bagian jalur pengungsian menuju Bandung Selatan.

- Tepi Jalan Dewi Sartika – Lokasi bekas markas komando Divisi III Siliwangi.

- Komplek Belakang Kampus Unpas – Kawasan pemukiman warga Indo-Belanda.

- Jalan Jembatan Baru – Garis pertahanan pejuang saat pertempuran Lengkong.

- SD Negeri Asmi – Lokasi markas pemuda PSINDO dan BBRI serta pengungsian.

- Depan Gereja Gloria – Bekas pemancar NIROM untuk menyebarkan proklamasi kemerdekaan.

Keberadaan stilasi ini tidak hanya menjadi penanda lokasi, tetapi juga pengingat keberanian dan pengorbanan warga Bandung. Di tengah perkembangan kota, stilasi tersebut menghubungkan generasi masa kini dengan sejarah heroik masa lalu, mengajak masyarakat untuk memahami bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari keberanian untuk berkorban demi masa depan bangsa. (red).

 

×
Berita Terbaru Update