Foki Gelar Deklarasi Kebangsaan Bersama Tokoh Lintas Agama Dan Budaya

BANDUNG,- Berkat rasa keinginan bersama masyarakat khususnya generasi muda agar memiliki pemahaman serta mampu dalam mengimplementasikan nilai nilai ideal kebangsaan berdasarkan pandangan hidup bangsa yakni Pancasila, atas dasar itulah beberapa komponen yang terdiri dari lintas agama, budaya, suku, ras dan golongan melalui kesepakatan bersama mendirikan Forum Kebangsaan Republik Indonesia (FOKI) yang didirikan di Bandung pada bulan Juni 2017, untuk sebuah tujuan kesamaan visi tentang bangsa ini.
Hal ini dikatakan Ketua FOKI Rully Rahadian saat menggelar Deklarasi Kebangsaan yang dihadiri berbagai komunitas dan beberapa tokoh agama dan budaya yang digelar di GSG Grande Jl. BKR-Bandung (8/01).

Dikatakan Rully rahadian saat membuka acara deklarasi tersebut, Foki kedepannya akan menjalankan berbagai program yang sudah terencana dengan meminta dukungan dalam hal kerjasama dengan pihak pihak terkait baik itu lembaga negara maupun non lembaga negara lainnya. "Program dibagi antara lain 50 persen dengan diklat, 40 persen pertunjukan, 10 persen advokasi," ujar Rully.

Lanjut Rully, nantinya dalam menjalankan program diklat wawasan kebangsaan akan bekerjasama dengan meminta pendampingan oleh DPD maupun Lemhanas. Kata Rully, Foki akan mengemas kegiatan dengan mengedepankan kearifan lokal sebagai contoh yang dimiliki Jawa Barat dengan Silih Asah, Silih Asih dan Silih Asuh," terangnya.

Ditegaskan Rully, Forum ini juga bertujuan membangun pola pikir masyarakat yang tertib serta berkeadilan selaras dengan Undang-undang Dasar 1945. Lebih jauh lagi, Forum Kebangsaan Republik Indonesia ingin membangun identitas bangsa Indonesia sesuai dengan kaerifan lokalnya, namun tetap selaras dengan kemajuan jaman dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menurutnya, Kita sekarang sedang mengalami berbagai keresahan di masyarakat, baik di ranah sosial maupun politik. Banyak sekali hal yang sangat bertentangan dengan pandangan hidup dan dasar hukum bangsa dan negara kita. Kembali lagi kepada karekter bangsa, bagaimana kita mengantisipasi berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat, sehingga kita mampu menekan tumbuhnya gejolak negatif yang semakin hari semakin terasa dampaknya. Memang terlihat seperti "menggarami lautan" , namun menebar benih kebaikan sebagaimanapun kecilnya, tidak akan pernah menjadi pekerjaan yang sia-sia.

Bangsa ini masih membutuhkan inisiatif hal-hal yang sifatnya positif baik dari perseorangan maupun kolektif. Forum Kebangsaan Republik Indonesia ini merupakan sebuah payung yang kelak akan menaungi program-program kerjasama dengan lembaga-lembaga terkait baik dr pihak pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat.

"Fokus utama dari Forum Kebangsaan Republik Indonesia ini adalah sektor pembinaan karakter bangsa, tentunya tidak berjalan sendiri, salah satunya didukung oleh Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Jawa Barat, serta didukung oleh tokoh-tokoh masyarakat Jawa Barat dan elemen lainnya, yang mempunyai perhatian tinggi terhadap peranan perempuan, pembinaan anak-anak dan generasi muda, serta masyarakat pada umumnya, yang kesemuanya itu dibangun atas dasar saling asah, saling mengasihi, saling asuh, dan saling mengharumkan satu sama lainnya," pungkasnya. (Suryadi/ husein)

Kata Bijak Fakta Bandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.