Bawaslu Jabar Siap Mengawasi 24 Jam Tahap Pencoblosan Hingga Rekapitulasi Pilkada Jabar 2018

FAKTABANDUNGRAYA.COM, BANDUNG - Bawaslu Jabar siap mengawal dan mengawasi pencoblosan hingga hasil rekapitulasi Pilkada (Pilgub Jabar dan Pilbup dan Pilwalkot 16 Kabupten Kota Jawa Barat) selama 24 jam. Hal ini dikatakan Ketua Bawaslu Jabar, Drs. Harminus Koto saat memimpin Apel Akbar kesiapan seluruh anggota Bawaslu/Panwaslu di 27 Kabupaten Kota Jawa Barat yang digelar di Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu, 23 Juni 2018.

Harminus Koto juga menyampaikan bahwa anggota Bawaslu/Panwaslu melakukan tugas secara maksimal dalam mengawasi Pilgub dan Pilbup/Pilwalkot dengan sebaik-baiknya guna melahirkan pemimpin yang terbaik melalui proses demokrasi yang jujur dan adil.

"Seluruh anggota Bawaslu dan Panwaslu Jabar mulai hari ini hingga hasil rekapitulasi siap mengawal dan hadir mengawasi selama 24 jam," ujarnya dihadapan ribuan anggota Bawaslu yang hadir dalam Apel Siaga Kesiapan.

"Doa saya seluruh anggota (Bawaslu/Panwaslu) diberikan kekuatan dan kesehatan dalam mengawal proses demokrasi dan melahirkan pemimpin yang terbaik. Bawaslu dari 627 Kecamatan harus siap mengawasi secara maksimal dan dengan sebaik-baiknya," tegas Harminus Koto.

Terkait akhir masa kampanye, Ketua Bawaslu Jawa Barat juga telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian-TNI dan Satpol PP hingga Linmas tingkat Kecamatan untuk segera menurunkan Atribut Peraga Kampanye serentak mulai (malam ini). Untuk daerah kerawanan, lanjut Harminus Koto, jajarannya telah memetakan wilayah dan kerawanan apa saja yang mungkin terjadi selama masa pencoblosan.

"Kami akan mewaspadai potensi praktek money politik, menggunakan hak pilih orang lain, memilih di bukan wilayahnya, hingga pemilih yang belum cukup umur," pungkasnya. (cuy/red)

Kata Bijak Fakta Bandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.