Satgas Subsektor 21 Lagadar, Bangkitkan Geliat Kesadaran Warga Jaga Kelestarian Sungai

FAKTABANDUNGRAYA.COM, MARGAASIH - Geliat perubahan kesadaran akan kelestarian dan kebersihan lingkungan sungai mulai diperlihatkan di desa Lagadar, Marga Asih, Kabupaten Bandung. Hal ini ditunjukkan bukan hanya dari unsur Satgas Citarum saja, "tapi didukung warga, perangkat desa, hingga dinas terkait lainnya," ujar Dansubsektor 21-11 desa Lagadar melalui Wadansubsektor Sertu Toto.

Hari ini (Selasa, 20/11), kata Toto, Satgas bersama warga melakukan giat karya bakti pengangkatan endapan lumpur sedimentasi yang ada di Dam (bendungan) Kampung Sukamanah, RW 07, desa Lagadar.

"Jadi biasanya dam ini airnya penuh tidak kliatan pendangkalan, pas dibuka oleh dinas pengairan ternyata terdapat pendangkalan dan endapan lumpur yg sangat tebal, dan satgas mengambil tindakan demikian (pengangkatan sedimen)," ungkap Toto.

Menurut informasi yang diperoleh Sertu Toto, Sebetulnya Dam atau bendungan ini 2 minggu sekali dibuka, namun dinas perairan baru kali ini melakukan koordinasi. Dan, lanjut Toto, Dinas pengairan pernah melakukan hal yang sama, namun endapan ini sudah 1 tahun lebih belum dikeruk kembali.

"Karena merekapun mengaku ada faktor keterbatasan, sementara dari dinas pengairan turunkan dukungan tenaga sebanyak 7 orang, kalo dari kabupaten nihil tapi yang di tua-kan di sub dinas pegairan Lagadar ada Bapak Isma," ujarnya.

"Selain warga, perangkat desa dan dinas terkait yang ikut membantu, kami melakukan pengangkatan sedimen lumpur dan tumpukan limbah jenis kain majun menggunakan pompa air dari warga untuk memudahkan pengangkatan, sementara pengangkatan endapan lumpur kita buang ke bantaran dulu," jelasnya.

Sementara, turut hadir dalam kegiatan, Kepala Desa Lagadar Ujang Saepudin mengaku bangga dengan antusias yang ditunjukkan oleh warga, serta mengungkapkan rasa senang dengan kehadiran Satgas Citarum Harum sektor 21-11 Ds Lagadar. Karena, kata Ujang, sangat membantu untuk menjaga kebersihan lingkungan terutama sungai cimahi desa Lagadar.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan dan  membantu giat program citarum harum sehingga lingkungan wilayah desa Lagadar bisa tetap terjaga dan bersih.

Namun, sebagai Kepala Desa, Ujang juga mengakui bahwa terkait penyediaan lokasi tempat pembuangan dan pengelolaan sampah, pihaknya sampai saat ini belum bisa mendapatkan lokasi yang tepat untuk digunakan sebagai TPS (tempat pembuangan sementara) tingkat desa.

Dari 21 Rukun Warga (RW) yang ada di desa Lagadar, baru 2 RW yang sudah tersedia fasilitas TPS, yang terdiri dari 21 Rukun Warga (RW) ini, diantaranya di kampung Jalan Cagak RW 4, dan di kampung Cipatat Binong  di RW 12.

"Tps yang tersedia masih di tingkat RW, tps ini sementara melakukan pengolahan dengan cara dibakar. Khusus tps yang ada di RW 12, digunakan juga untuk menampung 3 Rw lainnya, Rw 9, 10, dan Rw 11," jelas Sertu Toto. (Cuy/rls).

Kata Bijak Fakta Bandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.