Firman Adam Minta Seluruh ASN Disdik Jabar Sosialisasikan PPDB 2019

JABAR, Faktabandungraya.com,--- Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan siap mensosialisasikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 akan dilakukan pada Mei mendatang. Untuk itu, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik), Firman Adam meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Disdik Jabar untuk ikut menyosialisasikan program tahunan ini.

“Kita ingin pelaksanaan PPDB 2019 harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, untuk itu semuanya harus berkontribusi dalam proses sosialisasi PPDB tahun ini, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Non-PNS Disdik Jabar,” kata Firman adam, pada Apel Pagi di halaman Kantor Disdik Jabar, Jln. Rajiman No. 6, Kota Bandung, Senin (29/4-2019).

Dikatakan, dalam mensosialisasikan PPDB, minimal para ASN mampu menjelaskan peraturan dasar mengenai PPDB tahun ini, seperti persyaratan, jalur masuk, dan waktu pelaksanaan. Kini, penyusunan petunjuk teknis (juknis) mengenai PPDB 2019 masih dalam proses pengesahan Gubernur yang nantinya berbentuk Peraturan Gubernur (Pergub) dan Keputusan Gubernur (Kepgub), ujarnya.

Untuk itu, Firman mengimbau agar orang tua peserta didik baru dijadikan objek utama dalam proses sosialiasi. Jika orang tua sudah mengerti seluruh peraturan PPDB maka akan meminimalisasi pengaduan. Biasanya, pengaduan terjadi karena belum ada pemahaman yang menyeluruh. Jadi, kita harus tekankan sosialiasi kepada mereka, pintanya.

Lebih lanjut Firman mengatakan, Disdik Jabar berkomitmen memberikan pelayanan terbaik pada PPDB tahun ini. Salah satunya, dibentuknya tim pengaduan PPDB yang bertugas menangani jika terjadi kendala.

Sementara itu, Ketua Panitia PPDB 2019, Yesa Sarwedsa menjelaskan, perkembangan PPDB tahun ini telah sampai pada tahap akhir, yakni fiksasi peraturan dan juknis. Hal tersebut masih sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Semuanya masih sesuai skema hingga disosialisasikan pada 1 Mei ,” ujarnya.

Yesa berharap, pelaksanaan PPDB tahun ini berjalan lancar dan bisa memfasilitasi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan. "Harapannya, masyarakat dapat tersosialisasi secara merata. Yang penting, semuanya bisa melanjutkan sekolah," pungkasnya.(hms/sein).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.