Waka Polda Jabar Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2019

FAKTABANDUNGRAYA.COM, BANDUNG - Senin (20/5/2019), bertempat di Lapangan Upacara Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung, Wakapolda Jabar Brigjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.S.I., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun  2019. Upacara tersebut diikuti oleh pejabat utama Polda Jabar dan seluruh anggota Mapolda Jabar.

Dalam sambutannya Menteri Komunikasi dan Informatika RI., Rudiantara yang dibacakan oleh Wakapolda Jabar, disampaikan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa, karena saat ini Bangsa Indonesia berada dalam situasi pasca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat.

Perbedaan pilihan dalam Pemilu, harus dniatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita.

Sampai sekarang ini tahap-tahap pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislatif berlangsung dengan lancar. Kelancaran ini juga berkat pengorbanan rakyat Indonesia yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara, bahkan berupa pengorbanan nyawa.

Pengorbanan yang sudah diberikan,  alangkah eloknya jika diwujudkan ucapan terima kasih atas pengorbanan mereka dengan bersama-sama menunggu secara tertib ketetapan penghitungan suara resmi yang akan diumumkan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Undang-Undang, dalam waktu yang tidak lama lagi.

Wakapolda Jabarjuga menyampaikan, bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadan. Bagi umat muslim, bulan suci ini menuntun kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah S.W.T., seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah dan diharapkan pada ujung bulan Ramadan nanti, Ramadhan bisa diakhiri dengan hati dan lingkungan yang bersih dan hubungan yang kembali fitri dengan lingkungan sekeliling

Dengan semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional, disematkan tema "Bangkit Untuk Bersatu, Kebangkitan untuk Persatuan". (Cuy/rls)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.