Melalui 4 Program Khusus dan 12 Rencana Aksi, Dansektor 11 Optimis Pencemaran Dapat Teratasi

FAKTABANDUNGRAYA.COM, CIPATAT - Satgas Citarum Sektor 11 yang dipimpin Dansektor Kol CAJ Firman Aidil optimis mampu menyelesaikan permasalahan pencemaran sungai, melalui rencana aksi yang sudah tersusun secara lengkap dan detil, baik jadwal dan kesiapan pasukan di lapangan.

Dansektor 11 Kol CAJ Firman Aidil mengatakan bahwa upaya yang akan dilakukan guna percepatan pengendalian pencemaran DAS Citarum, Satgas Sektor 11 telah menyiapkan beberapa rencana aksi yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan dan komperhensif untuk mewujudkan keberhasilan program Citarum Harum sesuai Perpres No 15 Tahun 2018, jelasnya saat ditemui di Posko Sektor 11, Kamis (20/6/19).

Satgas Sektor 11 terdiri dari 3 Kompi, masing masing kompi terdiri dari 3 Regu, total terdapat 9 Regu dan setiap regu bertanggung jawab atas satu wilayah yang tersebar di dua Kecamatan dari dua Kabupaten. Diantaranya, desa mandalasari (Cipatat), desa Cipatat (Cipatat), desa Sarimukti (Cipatat), desa Kertasari (Haurwangi), desa Haurwangi (Haurwangi), desa Kertamukti (Cipatat), kampung Sumur Bandung Cipatat, Cinangsi desa Kertamukti  Haurwangi, Leweng Malang Kertamukti Haurwangi.

Sektor 11, dijelaskan Kolonel Firman, saat ini memiliki 4 program khusus sebagai rencana kerja prioritas yang harus segera diselesaikan.

"Pertama mengurangi lahan kritis, yang kedua persoalan air lindih sampah TPA Sarimukti yang bocor dan mengalir ke sungai," ujar Kolonel Firman Aidil.

"Ketiga pengadaan irigasi bagi warga, sudah tiga tahun lahan sawah warga kekurangan pengairan, hal ini disebabkan hulu nya di sumur bandung mengalami berbagai penyempitan aliran dan kebocoran jalur sehingga berdampak di desa kertamukti dan sarimukti," tuturnya.

Selanjutnya, "yang keempat membersihkan tumbuhan eceng gondok yang menutup aliran sungai sepanjang 3 kilometer dengan lebar mencapai 200 meter," terangnya.

Selain 4 program khusus, lanjut Kolonel Firman, Satgas Sektor 11 juga memiliki rencana aksi lain sebanyak 12 kegiatan rutin yang dilaksanakan harian, mingguan dan bulanan.

"Tujuan Perpres (No 15 Tahun 2018) kan sudah jelas, untuk mensejahterakan masyarakat, kalo tidak ada air bagaimana bisa mensejahterakan masyarakat. Untuk itu, penyelesaian persoalan irigasi sebagai salahsatu dari empat program khusus menjadi rencana aksi prioritas kami," ungkapnya. (Cuy)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.