Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Melalui Forum Bisnis Perumahan, bank bjb Perkuat Akses Kredit dan Dukungan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:38 WIB Last Updated 2026-01-23T13:38:29Z
Klik
Bank bjb mendukung penuh program " Rumah Nyaman USaha Berkembang"



BANDUNG, Faktabandungraya,--- bank bjb terus memperkuat perannya dalam memperluas akses pembiayaan perumahan sekaligus mendorong pertumbuhan usaha masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Forum Bisnis Perumahan Bersama bank bjb bertajuk “Rumah Nyaman Usaha Berkembang” yang digelar di Bale Gede Pakuan, Kota Bandung, Kamis (22/1/2026).

Forum ini menjadi bagian dari strategi bank bjb dalam mendukung pemerataan kepemilikan rumah serta penguatan sektor usaha, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Barat dan sekitarnya. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kementerian, pemerintah daerah, asosiasi pengembang, hingga pelaku industri perbankan.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Badan Pusat Statistik, jajaran manajemen bank bjb, asosiasi pengembang perumahan, serta 195 pelaku UMKM dari berbagai sektor.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa Kredit Program Perumahan (KPP) tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pembiayaan rumah, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

“Kredit Program Perumahan bukan hanya soal rumah. Program ini kami dorong untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kapasitas UMKM agar dapat tumbuh dan naik kelas,” ujar Maruarar.

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar juga mengapresiasi kinerja bank bjb yang berhasil mencatatkan realisasi KPP tertinggi dalam satu acara. Bank bjb membukukan pipeline pembiayaan KPP sebesar Rp70,8 miliar dengan 109 debitur.

“Ini menunjukkan komitmen nyata perbankan daerah dalam mendukung program perumahan nasional sekaligus penguatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Manajemen bank bjb menyatakan akan terus memperluas pembiayaan KPP, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kolaborasi dengan pengembang dan pemerintah daerah guna menciptakan ekosistem pembiayaan perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Selain pembiayaan perumahan, forum ini juga menjadi sarana literasi keuangan. Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho memaparkan peran strategis Program Tapera sebagai sumber dana jangka panjang untuk pembiayaan perumahan rakyat, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2024.

Bank bjb mendukung penuh program " Rumah Nyaman USaha Berkembang"


Sementara itu, bank bjb turut memberikan edukasi terkait Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Perwakilan bank bjb, Apsoro, menjelaskan pentingnya menjaga kualitas kredit dan riwayat pembayaran guna memperbesar peluang akses pembiayaan di masa depan.

Forum ini juga menghadirkan testimoni debitur UMKM. Salah satunya, Bintang, menyampaikan bahwa dukungan pembiayaan dari bank bjb membantu pengembangan usaha serta meningkatkan daya saing di era digital. Menurutnya, bank bjb berperan sebagai mitra strategis dalam mendorong UMKM untuk “naik kelas”.

Dalam kesempatan yang sama, bank bjb juga menyalurkan pembiayaan produktif kepada PT Helmindo Pratama Indonesia dengan total plafon Rp19,3 miliar untuk modal kerja serta tambahan Rp2 miliar bagi unit produksi, dengan tenor 12–48 bulan.

Selain itu, dilakukan penandatanganan perjanjian kredit dengan debitur UMKM, antara lain pelaku usaha garment dari Cabang Majalaya dengan plafon Rp500 juta, serta pengembang PT Bumitama yang memperoleh fasilitas KPP Supply sebesar Rp5 miliar.

Melalui forum ini, bank bjb menegaskan posisinya tidak hanya sebagai penyedia pembiayaan, tetapi juga sebagai penggerak kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha. Dengan mengusung semangat “Rumah Nyaman Usaha Berkembang”, bank bjb optimistis dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (*/sein).

×
Berita Terbaru Update