![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan sedang melakukan penanaman pohon di Kel.Pasirwangi Kec. Ujungberung |
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
menegaskan, penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga
ketersediaan air tanah, meningkatkan ruang terbuka hijau, serta memperkuat
ketahanan kota terhadap dampak perubahan iklim. Ia juga mengajak masyarakat
berperan aktif menjaga kawasan hijau agar tidak tergerus alih fungsi lahan.
Menurut Farhan, kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci keberhasilan program penghijauan. Inisiatif masyarakat yang didukung pemerintah dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih lestari sekaligus memperkuat upaya mitigasi bencana.

Farhan, BPBD dan penggiat lingkungan foto bersama usai melakukan penanaman pohon
Sementara itu, Kepala Pelaksana
BPBD Kota Bandung Didi Ruswandi mengungkapkan, sebanyak 13 kecamatan dan 24
kelurahan di Kota Bandung berpotensi mengalami krisis air bersih. Karena itu,
penghijauan dinilai sebagai solusi jangka panjang untuk meningkatkan daya resap
air, mengurangi risiko banjir, serta memperkuat cadangan air tanah saat musim kemarau.
Program Rindu Rindang akan
berlangsung hingga Oktober 2026 melalui penanaman pohon di berbagai titik,
rehabilitasi ruang publik, dan edukasi kebencanaan. Pemkot berharap langkah ini
mampu memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus mengurangi dampak perubahan
iklim di Kota Bandung.(rob/red).
.jpeg)