KPJ Bandung Akan Menggelar Aksi Massa Lebih Besar, Jika Wali Kota Tak Menemui Mereka



BANDUNG, faktabandungraya.com,--- Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Bandung mengancam akan menggelar aksi dengan massa yang lebih besar lagi, jika dalam waktu dekat Wali Kota Bandung tak mau menemui mereka.

Hal tersebut dikatakan oleh salahsatu koordinator aksi massa KPJ Bandung, saat menggelar aksi di depan Pemkot Bandung, Kamis (12/3/2020).

Pasalnya, para pengamen yang terhimpun dalam KPJ ini menuntut Pemkot untuk menghentikan razia oleh SatPol PP terhadap mereka yang mencari nafkah. Menurut mereka, razia yang dilakukan oleh Satpol PP seringkali tidak sesuai prosedur dan tidak manusiawi.


Bahkan, dalam orasi yang digelar di DPRD Kota Bandung dan Balai Kota Bandung. Saat di razia, mereka merasa diperlakukan seperti Bangsat (Maling).

Meskipun dalam aksi kali ini gagal bertemu dengan Wali Kota, namun staf Wali Kota dari Kesbangpol, Satpol PP, Dinas Sosial, juga Disbudpar Kota Bandung menemui massa dan mendengar aspirasi yang disampaikan massa aksi.


Seperti yang dikatakan Idris, perwakilan Satpol PP bahwa pihaknya hanya melaksanakan tugas sesuai tupoksi, jika kenyataan di lapangan apa yang disampaikan para pengunjuk rasa ada perlakuan yang tidak sesuai, itu merupakan pelanggaran oleh oknum.

Dirinya menegaskan jika memang hal tersebut terjadi, silahkan buat laporan disertai bukti yang ada. Untuk dilakukan tindaklanjut terhadap oknum dan dirinya mengucapkan terimakasih atas aspirasi ini, karena akan menjadi koreksi internal di tubuh Satpol PP.


Aksi massa yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB, lebih dahulu digelar di depan DPRD Kota Bandung dan ditemui oleh Kabag Umum Sekwan Jaja Nurjaman. Seusai menggelar di depan gedung dewan, massa melanjutkan aksinya menuju Balai Kota Bandung, sebagian besar massa berjalan kaki menuju Balai Kota.

Mereka menginginkan hentikan razia sebelum ada solusi yang ditawarkan pemerintah Kota Bandung. Adapun 3 tuntutan utama yang disampaikan dalam aksi massa yang tergabung dalam komunitas KPJ Bandung. Antara lain:


1. Pemerintah Kota Bandung wajib menjamin kenyamanan dan keamanan dalam mencari kehidupan yang layak.
2. Penyediaan lapangan kerja sarana dan prasarana sebagai wahana ekspresi profesional
3. Membina dan mengayomi para seniman musisi jalanan secara berkesinambungan.

(Cuy/red)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.