![]() |
| Pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Jabar tinjau jala provinsi di Kab Garut |
GARUT. FAKTABANDUNGRAYA,--- Komisi IV DPRD Provinsi
Jawa Barat melakukan peninjauan terhadap kondisi jalan provinsi di wilayah
Kabupaten Garut sebagai bagian dari upaya monitoring kesiapan infrastruktur
menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk
memastikan ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat
dalam kondisi siap dilalui masyarakat selama periode mudik. Selain itu,
peninjauan juga bertujuan melihat secara langsung progres pembangunan maupun
pemeliharaan jalan yang tengah berlangsung, Rabu (11/03/2026).
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi
Jawa Barat, Prasetyawati, mengatakan bahwa pemerintah provinsi pada prinsipnya
telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan mobilitas
masyarakat saat arus mudik Lebaran tahun ini.
Menurutnya, sejumlah langkah telah
dilakukan, mulai dari percepatan pembangunan hingga peningkatan kegiatan
pemeliharaan rutin pada ruas-ruas jalan provinsi yang menjadi jalur utama
pemudik.
“Hari ini Komisi IV melakukan
kunjungan untuk melihat langsung kondisi jalan provinsi, salah satunya di
wilayah Garut. Tujuannya untuk memastikan kesiapan jalan menjelang arus mudik
Idul Fitri,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa perhatian
khusus diberikan pada sejumlah jalur yang selama ini dikenal sebagai titik
rawan kemacetan saat musim mudik. Beberapa di antaranya berada di jalur utama
yang menjadi lintasan pemudik, termasuk kawasan Gentong di Garut serta jalur
penghubung antardaerah di Jawa Barat.
“Kita biasanya fokus pada
daerah-daerah yang rawan macet, seperti jalur Gentong di Garut maupun beberapa
jalur lainnya yang menjadi lintasan utama pemudik,” jelasnya.
Selain melakukan pemantauan kondisi
jalan, Komisi IV juga mendorong pemerintah daerah agar proses perbaikan jalan
yang masih berlangsung dapat dipercepat. Hal ini dinilai penting agar seluruh
jalur utama sudah dalam kondisi baik sebelum puncak arus mudik berlangsung.
“Kami mendorong agar perbaikan
jalan yang belum selesai dapat segera dipercepat, terutama pada jalur yang akan
dilalui arus mudik dengan tingkat kepadatan tinggi,” tambahnya.
Di sisi lain, Komisi IV juga
menyoroti pentingnya penataan kawasan di sepanjang jalur mudik. Keberadaan
parkir liar maupun aktivitas pedagang di badan jalan dinilai berpotensi
menimbulkan kemacetan, meskipun kondisi jalan telah diperbaiki.
“Walaupun kondisi jalannya sudah
bagus, tetapi jika masih banyak parkir liar atau aktivitas di badan jalan, hal
itu tetap bisa menimbulkan kemacetan. Karena itu perlu ada penertiban agar
jalur mudik tetap lancar,” ungkapnya.
Ia berharap dengan berbagai
persiapan yang telah dilakukan oleh pemerintah provinsi, arus mudik Lebaran
tahun 2026 di wilayah Jawa Barat dapat berjalan lebih lancar dibandingkan
tahun-tahun sebelumnya.
“Harapannya tentu arus mudik tahun
ini bisa berjalan lebih lancar, karena persiapan yang dilakukan juga terlihat
lebih siap dibandingkan sebelumnya,” pungkasnya.
