Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Dukung PJJ, Iis Turniah Apresiasi Disdik Jabar Bari Bantuan Kuota Gratis Bagi Peserta Didik

Hj.Iis Turniasih ( anggota DPRD Jabar dari Frkasi PDIP  (Foto: Istimewah)
BANDUNG, Faktabandungraya.com,---  Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan kebijakan selama pandemi covid-19, pembalajaran dilakukan dengan daring atau pembelajran jarak jauh.  Untuk mendukung suksesnya program PJJ, maka Pemprov Jabar melalui Dinas Pendidikan Jabar telah memberikan bantuan berupa kuota gratis bagi siswa yang ekonominya keluarganya terdampak Covid-19.

Menurut anggota DPRD Jabar, Hj.Iis Turniasih dari Fraksi PDI Perjuangan, langkah Pemprov Jabar melalui Disdik Jabar dengan pemberian bantuan berupa kuota gratis bagi peserta didik tingkat SMA, SMK dan SLB tentunya perlu diapresiasi.

Bantuan kuota gatis bagi peserta disdik tentunya sangat mendukung kelancaran proses-belajar mengajar dengan metode daring/ PJJ ditengah pandemi covid-19 ini, ujar Hj.Iis Turniash, kepada faktabandungraya.com saat ditemui di ruang kerjanya,  Jum’at (16/10-2020).

Saat ditanya, bagaimana pendatnya terkait pembelajaran daring ? yang diterapkan oleh Disdik jabar ?...  “Sejauh ini kelihatan sangat responsif ya. Program-program Disdik Jabar sangat baik, bisa jadi solusi efektif dari kendala pendidikan di lapangan. Salah satunya soal bantuan Kuota Internet untuk pelajar kurang mampu. Itu tepat sekali,” ujar Iis.

“Alhamdulillah sejauh ini Anak-anak kita di Jawa Barat tetap dapat memperoleh transfer ilmu dengan baik dan semaksimal mungkin aman dari Covid-19,” sambungnya.

Adapun terkait,  guru honorer SMA/SMK dan SLB Negeri  yang  tetap harus bekerja  atau memberikan pembelajaran kepada peserta didik ditengah pendemi covid-19.?... , Terkait honor bagi guru honorer yang mengajar di SMA/SMK dan SLB Negeri, menurut Iis Turniasih, walaupun dirinya tidak duduk di Komisi V,   namun dalam setiap penyusunan anggaran, kita di DPRD Jabar sudah mengalokasikan anggaran untuk guru honorer.

Kita sudah dukung dalam anggaran untuk guru honorer setiap bulan diberikan sebesar Rp.1,5 juta per bulan.

“Tunjangan tersebut tentu sangat bermanfaat bagi kesejahteraan tenaga pendidik kita sebagai garda terdepan pendidikan Jabar menuju Jabar Juara dibidang Pendidikan”, tandasnya. (adikarya/husein).

Posting Komentar

0 Komentar