Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Satpol PP Jabar Gelar Operasi Gabungan Yustisi Protokol Kesehatan di Purwakarta dan Karawang

Kastpol PP Jabar Drs.M.Ade Afriandi, M.T yang juga Ketua Devisi KP4A (foto: Satpol PP Jabar)
PURWAKARTA, Faktabandungraya.com,-- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Barat Drs.M Ade Afriandi, M.T selaku Ketua Devisi KP4A (Komunikasi Publik Perubahan Prilaku dan Peneggakkan Aturan)
Komite Kebijakan Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, menggelar operasi gabungan Yustisi Protokol Kesehatan di Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang, (10/12/2020).

Menurut Kasatpol PP Jabar, Ade Afriandi, operasi gabungan Yustisi protokol Kesehatan, berdasarkan Pergub no.60 tahun 2020 tentang Penerapan sanksi Administratif terhadap pelanggar tata tertib kesehatan dalam PSBB dan AKB dalam penanganan covid 19 di Jawa Barat.  Surat Keputusan Gubernur (KepGub) No. 475.5/kep.747-Hukham/2020 tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Jawa Barat No. 475.5/kep.581-Hukham 2020 tentang Komite Kebijakan Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat.

Dikatakan, Operasi Gabungan (Opsgab) ini melibatkan  unsur dari TNI dan POLRI serta Satpol PP wilayah tersebut. Bahkan kita juga mnyertakan unsur dari Dishub dan Tim Jabar Divital Service.

Warga Purwakarta terjaring opsgab Yustisi Prokes (foto: Satpol PP Jabar)
Adapun tujuan dilaksanakan Operasi Gabungan ini dikarenakan tingkat penyebaran covid 10 di Wilayah Jawa Barat terutama di Kabupaten Karawang dan Purwakarta  mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Bahkan Karawang sampai saat ini masih berada di zona merah. Oleh karena itu Kasatpol PP Jabar menggelar Operasi Gabungan dengan melibatkan semua unsur untuk menekan penyebaran covid 19 di Jawa Barat.

Selain itu,  Ade Afriandi dalam rilis yang diterima redaksi faktabandungraya.com,---  selaku Kasatpol PP Jabar dan sekaligus Ketua Divisi KP4A mengatakan, selain kita menggelar operasi gabungan ini setiap elemen masyarakat harus  ikut berperan aktif membantu Pemerintah dalam mencegah percepatan Covid 19 di Jawa Barat dengan cara melakukan gerakan saling mengingatkan satu sama lain yang kami sebut GSM (gerakan saling mengingatkan)," ujarnya.

Ade menambahkan, Kita Satpol PPJabar akan terus melakukan operasi gabungan yustisi protokol kesehatan secara intensif  diseluruh Kabupaten/kota di Jabar. Hal ini semata-mata untuk menekan angka penyebaran dan memutus mata rantai pandemi covid-19 di Jabar.

Kasatpol PP Jabar M.Ade Afriandi didampingi Kastpol Purwakarta melakukan opsgab Yustisi Prokes 
 (foto:Satpol PP Jabar)

Lebih lanjut Ade mengatakan, dalam setiap kegiatan opsgab yustisi protokol kesehatan, bentuk  opsgabnya dibagi 2  bentuk kegiatan yaitu dalam bentuk stasioner yang difokuskan kepada pengguna jalan dan patroli pengawasan difokuskan ke pemukiman dan pengelola usaha.

Operasi gabungan Yustisi protokol kesehatan yang dilakukan oleh Saptpol Jabar sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terutama dalam upaya menangani covid 19 melaui Satgas covid 19 Divisi KP4A.

Untuk diketahui bahwa setiap kali Satpol PP Jabar menggelar operasi Yustisi dalam penegakan aturan dan  patroli pengawasan protokol kesehatan selalu melibatkan TNI-Polri dan melibatkan semua sub divisi dibawahnya, hal ini semata-mata untuk menekan percepatan penyebaran covid-19 di Jawa Barat, ujarnya.

Ade menghimbau dan mengajak masyarakat untuk selalu patuhi protokol kesehatan 3M ( Memakai masker, Menjaga Jarak, Mencuci tangan pakai sabun) dan 1 T (Tidak berkerumun). Ayo kita ubah prilaku dengan pola hidup bersih dan sehat.    (rls/husein).