Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Herry Dermawan : Tol Cisumdawu Akses Menuju BIJB dan Mendongkrak Perekonomian Jabar

Pimpinan dan anggota Pansus IX meninjau progres pembangunan proyek Tol Cisumdawu (foto:hms)
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Pembangunan jalan Tol Cisumdawu ( Cileunyi-Sumedang dan Dawuan) berpotensi  besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Jawa Barat. Karena Tol Cisumdawu merupakan salah satu akses penting yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang mobilitas menuju Bandara Internassional Jawa Barat (BIJB) Kertajati –di Kabupaten Majalengka.

Untuk itu, DPRD Jabar terus mendorong pemerintah Provinsi Jabar untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemkab Sumedang guna mempercepat penyelesaian pembebasan lahan. Karena hingga kini, pembebasan lahan menjadi kendala utama dalam percepatan penyelesaian pembangunan jalan Tol Cisumdawu.

Anggota Pansus IX DPRD Jabar Ir.H. Herry Dermawan mengatakan, penyebab utama keterlambatan penyelesaian jalan Tol Cisumdawu itu adalah pembebasan lahan yang terkena jalan tol.  Untuk itu, DPRD Jabar mendorong agar secepatnya pembebasan lahan ini diselesaikan dan juga harus menjadi prioritas pembangunan.

“ Persoalan pembebasan lahan merupakan persoalan klasik,  oleh karena itu, kita mendorong kepada seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan koordinasi agar mendapatkan solusi terbaik dalam menyelesaikan persoalahan lahan yang menjadi penghambat pembangunan jalan tol Cisumdawu”, kata anggota Pansus IX DPRD Jabar Herry Dermawan dari Fraksi PAN ini saat dihubungi melalui telepon selulsernya, Jum’at (19/02-2021).

Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu, dimulai pada tahun akhir November 2011 lalu, namun hingga pertengahan Februari 2021 ini, belum juga dapat terselesaikan. Hal ini karena terkendala pembebasan lahan.  Sehingga, proyek  pembangunan Tol Cisumdawu molor terus. Padahal bila tol Cisumdawu rampung bakal mendongkrak perekonomian di Jawa Barat karena akses lebih cepat, termasuk jalan menuju BIJB.

Dikatakan, beberapa waktu lalu, Pansus IX DPRD Jabar bersama Tim Eksekutif dari Pemprov Jabar melakukan kunjungan kerja ke Jatinangor untuk meninjau langsung progress proyek pembangunan Tol Cisumdawu. Menurut pihak pembangunan jalan tol, bahwa selaku kontraktor akan mempercepat pembangunan kalau semua lahan sudah terbebaskan.

Memang dalam kunjungan Pansus IX DPRD Jabar, penanggungjawab pembangunan jalan tol mengungkapkan, salah satu hambatan yang kini belum terselesaikan adalah soal pembebasan lahan pada fase 4 5 dan 6. Ia berharap agar hal ini menjadi perhatian sehingga proyek pembangunan jalan ini dapat segera selesai sesuai target pada akhir tahun 2021 ini.

“Kami berharap agar permasalahan pembebasan lahan ini segera dituntaskan agar pembangunan tol Cisumdawu ini tak molor terus,” harap Herry.

Lebih lanjut Politisi PAN Jabar ini berharap, dengan beroperasinya seluruh ruas Jalan Tol Cisumdawu yang nantinya terhubung dengan Jalan Tol Akses BIJB Kertajati akan mengurangi waktu tempuh dari Bandung sekitar 3 jam menjadi 1 jam. Dengan konektivitas yang semakin meningkat maka operasional bandara akan semakin meningkat dan kompetitif, sehingga diharapkan bisa menggantikan Bandara Husein Sastranegara di Bandung.

Untuk itu, selain kita minta percepatan penyelesaian jalan Tol Cisumdawu, DPRD Jabar juga minta kepada Pemprov Jabar untuk juga menyelasikan jalan yang menjadi akses masuk ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka.

"Perbaikan ruas jalan provinsi yang merupakan akses masuk ke BIJB Kertajati juga harus menjadi perhatian. Kami akan terus mendorong langkah demi langkahnya agar dapat segera mewujudkan dan mendongkrak peningkatan perekonomian di Jawa Barat dan berharap BIJB kertajati menjadi bandara komersial satu-satunya di Jawa Barat,"tandasnya. (adikarya/husein).

Posting Komentar

0 Komentar