Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Dedi Supandi : Disdik Jabar Sudah Lakukan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

Kadisdik Jabar, Dedi Supandi ( foto:husein) 
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) sudah merencanakan pada bulan Juli 2021 mendatang atau dimulainya tahun ajaran baru 2021-2022 akan melakukan pembelajaran tatap muka terbatas.  Untuk itu, Dinas Pendidikan Jabar meminta kepada pihak sekolah untuk mempersiapkan kebutuhan akan pelaksanaan pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dedi Supandi mengatakan, penyikapi kebijakan pemerintah dalam persiapan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru 2021/2022, kita sudah lakukan rapat koordinasi dengan seluruh Kantor Cabang Dinas (KCD) dan pihak Sekolah agar mempersiapkan kebutuhan untuk pembelajaran tatap muka.

“ Disdik Jabar sudah melakukan peninjauan dan beberapa kali simulasi ke berbagai sekolah SMA, SMK dan SLB di Jabar. Dan hasil sekolah yang kita tinjau dan lakukan simulasi sudah siap untuk menjalan pembelajaran tatap muka, ujar Kadsisdik Jabar Dedi Supandi kepada wartawan di Bandung, Rabu (31/03-2021).

Dikatakannya, kita minta setiap sekolah harus mematuhi protokol kesehatan 3M dan mengikuti adaptasi kebiasaan baru. Seperti, mengenakan masker, menjaga jarak, menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer serta tidak kontak fisik.

Kadisdik mengatakan, dalam kondisi pembelajaran tatap muka terbatas ini, Disdik Jabar dan satuan pendidikan lebih pada menyediakan layanan. "Apabila pembelajaran tatap muka dilakukan, kita sudah siap. Begitupun bila masih tetap pembelajaran jarak jauh (PJJ), kita siap. Artinya, orang tua murid bisa memilih melakukan pembelajaran tatap muka atau daring (PJJ)," jelasnya.

Sedangkan kaitan pendukung sarana, Kadisdik memaparkan, pihaknya sudah menganggarkan Biaya Operasional Pendidikan Daerah (BOPD) dan telah didistribusikan ke seluruh sekolah.

"Bahkan, di bulan Maret hingga Juni 2021, kami tengah mengupayakan vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan untuk persiapan pembelajaran tatap muka. Karena, pembelajaran tatap muka mayoritas masih menjadi pilihan dalam meningkatkan mutu pendidikan," ungkapnya.

Untuk itu, Kadisdik mengajak orang tua siswa untuk bersama-sama memastikan setiap putra/putrinya mendapatkan hak belajarnya dengan aman dan sehat.

"Bagi Bapak/Ibu Kepala Sekolah, manfaatkanlah ruang terbuka sekolah sebagai tempat pembelajaran jika pembelajaran tatap muka jadi dilaksanakan," pintanya. (sein).