Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Herry Dermawan : Kebaradaan Petani Milenial Harus Mampu Meningkatan Hasil Pertanian

Petani milenial mengecek perkembangan tanaman melalui Gadget ( foto:istimewa) 

BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Komisi II DPRD Jawa Barat  mendukung dan mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk merekrut Petani Milenial guna meningkatkan hasil produksi pertanian.

Menurut Anggota Komisi II DPRD Jabar Ir.H.Herry Dermawan, kehadirin petani milenial mempunyai peran penting untuk saat ini. Karena, untuk melanjutkan pembangunan di sektor pertanian dibutuhkan dukungan dari SDM pertanian yang maju, mandiri, dan modern dengan memanfaatkan teknologi dibidang pertanian.

Petani milenial diharapkan dapat menerapkan dan mengimplentasikan inovasi-inovasi keilmuannya yang didapat dari pendidikan  vokasi.  Namun, tidak hanya kemampuan inovasi semata, tetapi tetap harus didukung dengan sarana-prasaran dan regulasi / kebijakan peraturan perundangan.

Jadi yang utama adalah bagaimana kita meningkatkan SDM, sehingga mampu mengimplementasikan inovasi, sarana dan prasarana dengan baik dan benar, serta mampu mengusulkan kebijakan peraturan perundangan yang mendukung pertanian, agar dapat meningkatkan hasil produksi pertanian, kata Herry Dermawan saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (22/03-2021).

Kita juga berharap kehadirin petani milenial yang direkrut Pemprov Jabar adalah orang-orang yang dianggap memiliki jiwa yang adaptif dalam pemahaman teknologi digital, sehingga tak terlalu kaku dalam melakukan identifikasi dan verifikasi teknologi.

Politisi PAN Jabar ini juga mengatakan, lahan yang dikelola BUMD Jawa Barat yakni, PT Agro Jabar harus mampu menghasilkan produk pertanian yang berdaya saing dan unggul. Sebab, tantangan berat yang dihadapi PT Agro Jabar salah satunya ialah daya saing produk pertanian dan teknologi yang diterapkan.

Petani milenial perempuan sdg memeriksa perkembangan tanamannya (foto:istimewa) 

“Orientasi utamanya memang bukan provit atau keuntungan, tetapi juga masyarakat harus dapat merasakannya langsung, sehingga para petani tradisional merasa terbantu dalam meningkatkan hasil pertanian”, ujar Herry Dermawan.

Lebih lanjut wakil rakyat dari Dapil 13 : Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar mengatakan, di Jabar sudah ada kawasan pertanian percontohan Smart Green House, Wanaraja, Kabupaten Garut yang merupakan milik Pemerintah Provinsi Jabar yang dikelola oleh BUMD PT Agro Jabar.  

Ia menambahkan, lahan pertanian milik pemprov Jabar  cukup banyak dan luas yang tersebar dibeberapa kabupaten / kota. Untuk itu, dengan kehadirian ribuan petani milenial yang telah direkrut oleh Pemprov Jabar dapat disebar ke seluruh kabupaten/kota dimana ada lahan pertanian milik pemprov Jabar.

Dengan demikian, sektor pertanian di Jabar kedepannya semakin maju, menguntungkan dan pendapatan asli daerah (PAD) juga meningkat, harapnya. (adikarya/husein).