Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Memo : Dalam APBD Jabar 2021 Dianggaran Rp. 20,5 M Buat Revitalisasi Situ Rawa Kalong

Drs.H. Memo Hermawan, anggota Komisi IV DPRD Jabar
BANDUNG, Faktabandungraya.com,---Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Drs.H.Memo Hermawan membenarkan bahwa dalam APBD Jabar  2021, sudah dianggarkan sebesar Rp 20,5 miliar untuk revitalisasi dan penataan Situ Rawa Kalong yang terletak di Kota Depok tersebut.

Diharapkan Situ Rawa Kalong selasai di revitalisasi dan penataan dapat menjadi salah satu disnati wisata baik masyarakat kota Depok maupun masyarakat dari kota Depok.  Namun, yang lebih penting, tujuan dilakukan revitalisasi Situ Rawa Kalong tersebut, untuk dapat menenuhi kebutuhan akan air bagi pertanian (Jaringan Irigasi Pertanian). Bahkan dapat juga sebagi kebutuhan rumah tangga.

Beberapa puluh tahun kebelakang, Situ Rawa Kalong airnya cukup bening dan menjadi sumber  kehidupan bagi masyarakat kota Depok, terutama yang tinggal disekitar Situ Rawa Kalong.  Namun, berhubung kurang terurus dan dijadikan tempat usaha ternak ikan (jaramba terapung), akhirnya, air Situ Rawa Kalong menjadi keruh dan sedikit bau. Sehingga, masyarakat hanya memanfaatkan air dari Situ Rawa Kalong hanya untuk kebutuhan pertanian semata.

Demikian dikatakan, kang Memo—sapaan—Memo Hermawan saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (25/5-2021), terkait kondisi Situ Rawa Kalong yang tahun ini akan dilanjutkan kegiatan Revitalisasi setelah mendapatkan kucuran dana dari ABPB Jabar 2021.

Dikatakan, pada tahun 2020 kemarin, sebenarnya revitalisasi dan penataan Situ Rawa Kalong sudah dianggarkan sebesar Rp.32 miliar. Namun,  anggarannya dilakukan refocusing / realokasi untuk kebutuhan penanganan covid-19 di Jabar, sehingga dari Rp.32 M menjadi Rp.4,5 Miliar. Nah, pada APBD Jabar 2021 ini, kita anggarkan lagi sebesar Rp.20,5 miliar.

“Kita berharap, semoga Pemerintah Jabar tidak lagi menurunkan/ memotong anggaran untuk revitalisasi dan penataan Situ Rawa Kalong”, ujar legislator Jabar dari Fraksi PDIP Jabar ini.

Lebih lanjut, Kang Memo mengatakan, keberadaan Situ Rawa Kalong sebenarnya dapat mengaliri air ke persawahan seluas 2100 hektar, Namun, berhubung jaringan irigasi yang dimulai dari Situ Rawa Kalong  menuju ke persawahan banyak dalam kondisi rusak (Rusak Ringan, Sedang dan Berat), sehingga banyak keluhan disampaikan oleh masyarakat petani ke kita (DPRD Jabar).

Untuk itu, DPRD Jabar bersama pemprov Jabar  melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA), berupaya membenahi/ merevitalisasi dan penataan Situ Rawa Kalong termasuk juga jaringan irigasinya.     

"Kami terharap sesungguhnya masing - masing UPTD memberikan satu Daerah Irigasi tuntas untuk merealisasikan Jabar sebagai lumbung padi nasional , kalau itu terwujud maka Jawa Barat sebagai daerah pertama dengan jumlah penduduk 20% lebih dari penduduk Indonesia yang bisa berkontribusi kepada pembangunan secara nasional, tandasnya. (adikarya/husein).