Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

DPRD Jabar Soroti Penanganan Penambang Ilegal Di Daerah Bogor

Komisi IV DPRD Jabar saat melakukan kunker ke kantor cabang Dinas ESDM Wilayah II Bogor ( foto;humas).

Kota BOGOR, Faktabandungraya.com,-- Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat H.M Hasbullah Rahmat, SPd, M.Hum mengatakan, sangat banyak pertambangan ilegal di seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk juga di wilayah Kab/kota Bogor.

Dampak dari pertambangan illegal tentunya  akan merusak ekosistim lingkungan, bahkan jalan yang dilintasi oleh kendaraan pengangkut tambang cepat rusak. Hal ini tentunya, tidak boleh dibiarkan dan harus disikapi  karena  kalau tidak tentunya akan semakin tidak terkontrol.

Hal ini dikatakan Hasbullah saat dimintai tanggapan terkait hasil kunjungan kerja Komisi IV DPRD Jabar ke kantor Cabang Dinas ESDM wilayah II Bogor beberapa waktu lalu, Senin ( 18/10/2021).

Dikatakan, saat ini banyak proyek-proyek besar pertambangan timbul dimana-mana, hal ini tentunya menambah maraknya pertambangan illegal. Untuk itu, perlu dilakukan pananganan, kalau tidak bisa tidak terkonkrol nantinya.

Lebih lanjut Hasbullah mengatakan, bahwa kewenangan penanganan pertambangan kita memang sudah diambil alih oleh pusat melalui Kementerian PUPR.  Namun, bukan berarti keweangan Dinas ESDm Jabar sudah tidak memiliki peran lagi. Karena pertambangan di wilayah Bogor masih merupakan wilayah Jawa Barat.

Untuk itu, Komisi IV DPRD Jabar mendorong kepada ESDM tetap pro aktif dalam memonitoring dan mempunyai peran disitu, walaupun nanti eksekusinya kita menunggu dari pihak pusat," katanya.

"Bagaimanapun itu masyarakat mengadu ke kantor ini baik itu dalam segi perizinan, kewenangan. Dan satu hal lagi bahwa ESDM tidak sendiri dalam menangani masalah pertambangan illegal, karena bekerjasama dengan aparat penegak hukum, apalagi jika kondisinya perlu pendampingan hukum maka harus ditegakkan," tegasnya.

Politisi PAN Jabar ini menambahkan bahwa kunjungan kerja Komisi IV ke kantor cabang Dinas ESDM Wilayah II Bogor, selain menyoroti maaknya pertambangan liar, juga melakukan monitoring kegiatan tahun anggaran 2021.

Komisi IV DPRD Jabar mengapresiasi kinerja Kantor Cabang Dinas ESDM Wilayah II Bogor, walaupun dengan anggaran yang cukup kecil karena terkena refocusing, tetapi target dan program kerja bisa tercapai.

"Keberhasilan KCD ESDM Wilayah II Bogor ini, sangat pantas di apresiasi oleh Komisi IV DPRD, dengan anggaran kecil tetapi mampu mencapai target kerja”, tandasnya. (adikarya/husein).