Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Pepep: BUMD Ujung Tombak Pembangunan Harus Jeli Melihat Peluang dan Potensi

Anggota Komisi III DPRD Jabar H.Pepep saeful Hidayat, S.Ikom dari PPP ( foto:dok.istimewa)

BANDUNG,  Faktabandungraya.com,-- Anggota Komisi III DPRD Jabar, H.Pepep Saeful Hidayat S.Ikom  mengatakan, ada sekitar 30 lebih BUMD milik Provinsi Jawa Barat, namun, belum semua BUMD tersebut memberikan kontribusi terhadap Pandapatan Asli Daerah (PAD). Bahkan hingga kini masih ada BUMD yang membebani APBD Jabar.

Untuk itu, Komisi III DPRD Jabar minta kepada pihak Manajemen BUMD harus jeli melihat peluang dan potesi yang dimiliki, sehingga dapat berkembang. Karena semua BUMD itu didirikan untuk dapat menghasilkan PAD dan bermanfaat bagi masyarakat. Bukan malah menjadi beban APBD, kata Pepep saat ditemui faktabandungraya.com di gedung DPRD Jabar, Senin (15/11/2021).

Dikatakan, Komisi III DPRD Jabar selalu mensupport seluruh BUMD milik Pemprov Jabar, karena keberadaan BUMD sebagai salah satu ujung tombak pembangunan Jabar.  Untuk itu, dalam pengelolaan BUMD Jabar harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat.

"Mudah-mudahan tatakelola BUMD kedepan bisa sesuai harapan masyarakat dan dapat meningkatkan pendapatan," harap politisi PPP Jabar ini.

Ia mengambahkan, provinsi Jabar memiliki potensi sangat luar biasa, bahkan perputaran uang di Jabar juga sungguh luar biasa besarnya.

"Saya optimis (BUMD bisa meningkatkan pendapatan) karena perputaran uang yang tinggi disamping Jakarta itu adalah Jawa Barat," ujarnya.

Nah, disinilah kita minta kepada pihak manajemen BUMD agar lebih jeli dalam melihat peluang dan mengoptimalkan kinerjanya, sehingga tidak menutup kemungkinan akan meningkat pendapatan yang lebih besar.

Lebih lanjut legislator Jabar dari Dapil Jabar SMS (Sumedang-Majalengka –Subang) ini mengatakan, kalau semua BUMD milik Jabar dikelola dengan baik dan kinerjanya juga baik, maka PAD Jabar kedepan tidak lagi mengandalkan pendapatan pajak. Karena sudah disokong dari deviden BUMD.

Dengan mengoptimalkan pendapatan BUMD Jabar, tentunya pembangunan di jabar akan lebih pesat lagi, karena kalau mengandalkan pendapatan pajak, ya segitu-segitu saja. Untuk itu potensi besar di Jabar harus digali.

‘Siapa yang menggali potensi Jabar ?.  Ya, perusahaan daerah kita ini (BUMD-red," tandasnya. (adikarya/husein).