Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jelang Nataru 2022, Pemkab Bandung Barat Genjot Percepatan Vaksinasi Massal

Selasa, 07 Desember 2021 | 17:18 WIB Last Updated 2021-12-08T10:30:06Z
Klik

Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan ( foto:istimewa).
BANDUNGBARAT, Faktabandungraya.com,-- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengkleim capaikan vaksinasi sudah mencapai 73 persen.  Namun, dalam menghadapi Natal dan Tahun baru 2022 hingga akhir Desember 2021, Pemkab Bandung Barat akan terus menggenjot percepatan Vaksinasi agar target 90 persen tercapai bahkan melebihi.

Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan mengatakan walalupun capaian target Vaksinasi di Kabupaten Bandung Barat sudah mencapai 73 persen, namun kita akan terus genjot pelaksanaan vaksinasi sampai akhir Desember 2021. Terutama dalam mengantisipasi menghadapi Natal dan Tahun Baru 2022.

Dalam rangka mengantisipasi liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) , Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kembali akan meningkatkan Vaksinasi bagi masyarakatnya. Untuk itu, hari ini kita menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tim Satgas Penanganan Covid-19 KBB , kata Plt Bupati Bandung Barat kepada wartawan disela kegiatan Forkopimda di Kota Baru Parhyangan Kabupaten Bandung Barat, Selasa 907/12/2021).

 “Kita akan kembali genjot Vaksinasi sebagai upaya antisipasi gelombang 3 Covid 19 yang diprediksi akan terjadi pada puncak libur Nataru nanti , kita akan panasin lagi “Mesin”nya supaya capaian vaksinasi diakhir tahun bisa diangka 90 persen” ujar Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan.

Hengki mengakui bahwa masih ada sebgain kecil masyarakat Bandung Barat yang tidak mau di vaksin, karena menganggab bahwa vaksin itu haram.  Untuk itu, menjadi tugas kita bersama untuk memberikan pengertian dan edukasi kepada masyarakat bahwa Vaksin itu sangat penting bagi ketahan tubuh untuk menangkal agar tidak terpapar virus corona.

“Sudah jelas ada fatwa dari MUI bahwa Vaksin itu tidak haram, namun masih ada warga yang tetap tidak mau divaksin.  Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama untuk  menyadarkan masyarakat agar mau di vaksin. Untuk itu, solusinya agar masyarakat mau divaksin kita akan melibatkan tokoh masyarakat, dan tokoh agama secara langsung”, ujarnya.

Vaksinasi dan memakai masker harus dilakukan, agar cepat terbentuk Herd Immunity ( kekebalan kelompok). Memakai masker dan vaksinasi bagaikan dua sejoli yang tidak dapat dipisah dalam menangkal serangan virus corona”, ujar Hengky mantan artis yang kini menjadi Plt Buapti abndung Barat ini.  

 “Kepada para Camat dan Aparat kewilayahan dihimbau untuk berinovasi bersama stakeholder agar diperoleh formula tertentu , sehingga masyarakat tidak takut lagi untuk divaksin,” ujar.

Selain itu, untuk menpercepat vaksinasi, kita akan bersama-sama Tni-Polri untuk melakukan serbuan vaksin ke tengah-tengah masyarakat. Bahkan sampai ke daerah terpencil. Baik secara massal maupun door to door.

Kita ingin warga Bandung Barat, jangan ada lagi yang terpapar kasus covid-19, sehingga kedepan kita akan fokus ke pemulihan ekonomi daerah.

“ ayo vaksin, agar pemulihan ekonomi masyarakat dapat menggeliat kembali, tetapi jangan lupa patuhi dan disiplin Prokes 5M”, ajaknya. (dbs/sein).

×
Berita Terbaru Update