![]() |
| Farhan matangkan pelapanan SPMB T.A.2026/2027 |
Dalam kegiatan tersebut, Muhammad
Farhan menegaskan, pelapanan SPMB bukan sekadar proses administrasi tahunan,
melainkan bagian penting untuk memastikan seluruh anak mendapatkan hak
pendidikan secara adil.
“SPMB ini bukan hanya urusan
administrasi penerimaan siswa. Ini adalah bagaimana kita memastikan anak-anak
mendapatkan hak pendidikan yang layak,” ujarnya.
Farhan mengakui, penerimaan siswa
baru kerap menjadi isu sensitif karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri
dibanding jumlah pendaftar. Namun menurutnya, persoalan utama bukan hanya soal
kapasitas sekolah, melainkan pemerataan akses pendidikan melalui sistem
domisili atau zonasi.
Karena itu, ia menekankan
pentingnya komunikasi publik agar masyarakat memahami mekanisme yang berlaku
dan tidak terpengaruh informasi yang keliru.
Dalam arahannya, Farhan menyebut
pelaksanaan SPMB 2026 diperkuat melalui Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 24
Tahun 2026 beserta petunjuk teknis pelaksanaan untuk memastikan proses berjalan
tertib dan transparan.
Ia juga menekankan empat prinsip
utama dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, yakni keadilan, transparansi, pelayanan
humanis, dan penguatan sistem digital.
Farhan matangkan pelapanan SPMB T.A.2026/2027 Sosialisasi dan Komunikasi Publik
Menurutnya, tidak boleh ada anak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi, akses informasi, maupun faktor non-akademik lainnya.
Farhan juga meminta seluruh jajaran
Dinas Pendidikan, sekolah, hingga panitia SPMB menjaga integritas pelaksanaan
dan menghindari segala bentuk manipulasi data.
Selain itu, ia menilai pelayanan
kepada masyarakat harus dilakukan secara ramah, jelas, dan solutif mengingat
masa penerimaan sekolah menjadi periode yang penuh harapan sekaligus kecemasan
bagi orang tua.
“Integritas adalah wajah kita
semua,” katanya.
Farhan berharap pelaksanaan SPMB
2026 mampu melahirkan tata kelola pendidikan yang lebih baik dan mendukung
terciptanya generasi Kota Bandung yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. (ziz/red).
