![]() |
| Anggota DPRD Jabar H.Zulkifly Chaniago, BE dari Fraksi Demokrat |
Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi
Demokrat, H. Zulkifly Chaniago, BE mengatakan tema Hardiknas tahun ini,
“Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”,
mencerminkan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam membangun
sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
“Hari Pendidikan Nasional bukan
sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat komitmen bersama dalam
mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat UUD 1945,” ujar Zulkifly,
Jumat (8/5/2026).
Politisi yang akrab disapa Bang Zul
itu menilai peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh mulai
dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi dengan dukungan pemerintah, tenaga
pendidik, orang tua, dan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antarpihak
menjadi kunci utama dalam menciptakan pendidikan yang merata dan mampu menjawab
kebutuhan zaman.
“Pendidikan bermutu tidak bisa
dibangun sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan partisipasi kolektif seluruh pihak
untuk membangun peradaban bangsa,” kata Legislator Jabar dari Dapil Sumedang-Majalengka-Subang
/ SMS) ini.
Di tengah arus digitalisasi dan
globalisasi, Bang Zul juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter
agar peserta didik tidak kehilangan nilai moral, etika, dan jati diri
kebangsaan.
Selain itu, transformasi digital
dalam sistem pembelajaran perlu terus diperkuat agar dunia pendidikan mampu
beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Ia menyebut sejumlah aspek yang
perlu menjadi perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, di
antaranya pembangunan dan revitalisasi sekolah, peningkatan kompetensi dan
kesejahteraan guru, digitalisasi pembelajaran, serta penguatan literasi,
numerasi, dan pembelajaran berbasis STEM.
Menurut Bang Zul, pemerataan akses
pendidikan juga masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan agar seluruh
anak mendapatkan fasilitas belajar yang layak dan berkualitas.
“Ke depan, kami berharap tidak ada
lagi sekolah dengan kondisi yang tidak layak, fasilitas minim, maupun
kesejahteraan guru yang terabaikan, terutama guru honorer,” ujarnya.
Ia menegaskan peningkatan kualitas
pendidikan harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia yang
unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Melalui semangat Hardiknas, mari
kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua menuju
Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” katanya. (syaf/sein).
