Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Hardiknas 2026, Zulkifly Chaniago Tekankan Pendidikan Berkualitas dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Jumat, 08 Mei 2026 | 22:08 WIB Last Updated 2026-05-08T16:16:29Z
Klik
Anggota DPRD Jabar H.Zulkifly Chaniago, BE dari Fraksi Demokrat



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dinilai menjadi saat yang tepat untuk memperkuat kualitas pendidikan sekaligus membangun karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan tantangan global yang terus berkembang.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Demokrat, H. Zulkifly Chaniago, BE mengatakan tema Hardiknas tahun ini, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, mencerminkan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

“Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat UUD 1945,” ujar Zulkifly, Jumat (8/5/2026).

Politisi yang akrab disapa Bang Zul itu menilai peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi dengan dukungan pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antarpihak menjadi kunci utama dalam menciptakan pendidikan yang merata dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

“Pendidikan bermutu tidak bisa dibangun sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan partisipasi kolektif seluruh pihak untuk membangun peradaban bangsa,” kata Legislator Jabar dari Dapil Sumedang-Majalengka-Subang / SMS) ini.

Di tengah arus digitalisasi dan globalisasi, Bang Zul juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter agar peserta didik tidak kehilangan nilai moral, etika, dan jati diri kebangsaan.

Selain itu, transformasi digital dalam sistem pembelajaran perlu terus diperkuat agar dunia pendidikan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Ia menyebut sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, di antaranya pembangunan dan revitalisasi sekolah, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, digitalisasi pembelajaran, serta penguatan literasi, numerasi, dan pembelajaran berbasis STEM.

Menurut Bang Zul, pemerataan akses pendidikan juga masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan agar seluruh anak mendapatkan fasilitas belajar yang layak dan berkualitas.

“Ke depan, kami berharap tidak ada lagi sekolah dengan kondisi yang tidak layak, fasilitas minim, maupun kesejahteraan guru yang terabaikan, terutama guru honorer,” ujarnya.

Ia menegaskan peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Melalui semangat Hardiknas, mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” katanya. (syaf/sein).

×
Berita Terbaru Update