Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Reses di Kec.Leles- Cianjur, Agam Menerima Aspirasi Soal Sembako, Pendidikan, Pertanian hingga Infrastruktur

Sabtu, 09 Juli 2022 | 00:38 WIB Last Updated 2022-07-10T17:42:25Z
Klik
Anggota DPRD Jabar, MirzaAgam Gumay dari Komisi II Fraksi Gerindra  saat melaksanakan kegiatan Reses di Desa Sindangsari KEc LEles Kab Cianjur (foto:ist).

 

CIANJUR, Faktabandungraya.com,--  Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah H. Mirza Agam Gumay, SMHk dari Fraksi Partai Gerindra-Persatuan, melaksanakan kegiatan Reses III tahun sidang 2021-2022 di bertempat di Aula Desa Sindangsari Kecamatan Leles Kabupaten Cianjur Jumat (8/7/2022).


Mirza Agam Gumay yang akrab disapa Agam ini sebelum menerimana aspirasi terlebih dahulu memaparkan maksud dan tujuan kegiatan Reses, menyampaikan tupoksi Dewan dan juga menyampaikan program DPRD Jabar dan Pemprov Jabar untuk wilayah Kabupaten Cianjur.

“Melaksanakan kegiatan reses bagi seluruh anggota legislatif merupakan kewajiban untuk menyerap dan menampung serta memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Cianjur, ujar H. Mirza Agam Gumay.

 Dalam kegiatan Reses III yang telah dilaksanakan berbagai aspirasi dan permasalahan masyarakat Cianjur khusus Warga Leles menyampaikan kepada dirinya, diantaranya : Pertama, masalah kesempatan kerja.

Di Kab Cinajur cukup banyak perusahaan, namun kesempatan kerja bagi warga Cianjur terutama penyerapan tenaga kerja bagi laki-laki peluangnya kecil karena tenaga kerja pabrik cenderung menerima tenaga wanita.

Kedua, masalah pengangkatan pegawai honorer  menjadi ASN, di Kabupaten Cianjur cukup banyak pegawai honorer, bahkan ada ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tersebar di lingkungan Pemerintah Kab Cianjur terutama di sektor pendidikan.

Warga juga menyampaikan, memasuki tahun ajaran baru, para orang tua, lagi-lagi dibuat pusing harus menyiapkan sejumah uang untuk kebutuhan Seragam dan peralatan sekolah, ditambah lagi harus membayar DSP (Dana Sumbangan Pendidikan). 

Padahal Gubernur Jabar saat kampanye menjanjikan pembebasan biasa pendidikan 12 tahun, ujar warga  kepada Agam.  

Bahkan ada juga Warga menyampaikan keluhannya atas kenaikan harga sembako menjelang Hari Raya Iduladha 1443H.

Sedangkan bapak-bapak yang hadir menyampaikan, aspirasi soal infrastruktur, dan irigasi, serta masalah kenaikan pupuk disetiap memasuki musim tanam.

Selain itu, ada juga warga menyampaikan masalah kesehatan terutama kenaikan iuran BPJS. Masyarakat menyampaikan bahwa kenaikan iuran BPJS sangat memberatkan, di sisi lain pelayanan kesehatan masyarakat peserta BPJS kurang maksimal.

Menanggapi aspirasi warga Sindangsari Kec Leles tersebut, Agam sebagai rakyat dari Dapil Kab Cianjur  mengatakan, semua aspirasi sudah saya catat dan akan dibawah ke DPRD Jabar.

Namun, dalam sesi tanya jawab tersebut, Agam mengatakan, terkait ketenagakerjaan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Disnaker Kab Cianjur, agar warga Cianjur dapat bekerja di pabarik atau perusahaan yang ada di Cianjur.  Termasuk juga soal pegawai honorer dilingkungan Pemkab, akan disampaikan ke Pemprov Jabar untuk ditindaklanjuti ke Pemerintah Pusat.

Sedangkan terkait aspirasi pendidikan, khusus para orang tuang yang anak menjadi peserta didik baru, Agam mengatakan, bahwa pihak sekolah tidak boleh melakukan pungutan kepada peserta didik baru. 

Pihak sekolah dan komite sekolah masih dibolehkan menyarik dana sumbangan pendidikan dari peserta baru, tetapi besaran dan jangka waktu pembayarannya, tidak boleh ditentukan. Karena itu sudah masuk pungutan, ujarnya.

Adapun terkait, infrastruktur baik jalan maupun irigasi, pihaknya bersama anggota DPRD Jabar dari Dapil Cianjur, terus mengupayakan agar Pemkab Cianjur mendapatkan dana signifikan dari APBD Jabar, melalui dana bantuan keuangan dari Pemprov Jabar.  Tandasnya. (Adip/husein).

 

×
Berita Terbaru Update