Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sudah Rapuh, Daddy Minta DBMPR Jabar Segera Perbaiki Jembatan di Desa Panunggul - Gegesik Kabupaten Cirebon

Jumat, 11 November 2022 | 22:29 WIB Last Updated 2022-11-12T15:32:53Z
Klik
Kondisi Jembatan Panunggul di Kec Gegesik Kab Cirebon sudah rapuh jalan sudah bolong


CIREBON, Faktabandungraya.com,-- Anggota DPRD Jawa Barat H.Daddy Rohanady kaget ketika menerima laporan dari warga Desa Panunggul tentang kondisi  jembatan Panunggul di Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon berada di jalan Provinsi Jabar terdapat di ruas jalan Arjawinangun-Jagapura Kab.Cirebon.


Laporan dari Warga Panunggal disampaikan kepada Daddy Rohanady ketika melaksanakan egiatan reses  di Desa Panunggul Kec Gegesik.

Usai menggelar reses saya ditemani beberapa warga langsung meninjau kondisi Jembatan tersebut.  Dan ternyata memang benar kondisinya sudah rapuh dan harus segera dilakukan perbaikan oleh pihak Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat.

Melihat lokasi tersebut, jembatan ini menjadi kewenangan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Wilayah VI Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR). Semestinya, penanganan yang dilakukan tidak menunggu terlalu lama.                                 

Posisi jembatan berada tidak jauh, kalau tidak boleh disebut di depan, Balai Desa Panunggul. Jadi, masyarakat dan aparat Desa Panunggul sangat tahu kondisi jembatan tersebut. Dengan demikian, saya paham betul jika mereka mengeluhkan kondisi jembatan itu kepada saya.

“Saya katakan juga kepada mereka bahwa kondisi itu akan disampaikan secepatnya kepada Kepala UPTD Wilayah VI Dinas BMPR Provinsi Jawa Barat," papar Wakil Ketua Fraksi Gerindra itu.

Masalahnya adalah jembatan sudah mulai goyah. Hal itu bisa dipahami karena, salah satunya, dinding penyangga yang ada pada bawah jembatan sudah mulai melengkung. Selain itu, bagian tengah jembatan di jalan provinsi ini sudah berlubang. Posisinya yang berlubang adalah di bagian tengah jalan.

Berarti, dinding penyangga bawahnya harus diganti. Jika tidak, atau dibiarkan terlalu lama, dikhawatirkan jembatan akan ambrol. Jika itu terjadi, alternatif pengguna jalan Arjawinangun-Jagapura atau yang menuju Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu harus melingkar cukup jauh.

Mereka harus lewat Kota Cirebon lalu ke Gunungjati dan ke Karangampel. Atau alternatifnya tidak kalah dekat, yakni melalui Kertasmaya. Jika ingin menempuh jalur pintas, ada juga, tetapi harus melintasi jalur "totoang" di tengah persawahan.

Kondisi di bawah jembatan Panunggul-Jalan diatasnya bolong sampai ke bawah



Dibangun Zaman Belanda

Jembatan Panunggul memang hanya merupakan salah satu jembatan di jalan milik Provinsi Jabar. Secara keseluruhan di Jabar terdapat 1.295 jembatan. Total panjang jembatan tersebut adalah 16.485,9 km.


Ternyata, cukup banyak dari jembatan itu umurnya juga sudah cukup tua karena banyak yang dibangun pada zaman Belanda. Tidak aneh jika jembatan-jembatan seperti itu kondisinya sudah rapuh dan membutuhkan penanganan segera.

"Saya berharap DBMPR Provinsi cepat bertindak. Jangan menunggu sampai jembatan di Desa Panunggul Kecamatan Gegesik keburu ambruk," pungkas anggota dewan dari dapil Jabar XII (Cirebon-Indramayu itu) yang rajin menulis itu. (daro/sein).

×
Berita Terbaru Update