Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Abdul Jabar : 4 Pilar Kebangsaan sebagai Konsensus dan Komitmen Bersama Dalam Bernegara

Rabu, 07 Desember 2022 | 00:48 WIB Last Updated 2022-12-06T17:48:38Z
Klik

Anggota DPRD Jabar   Abdul Jabar Majid dari Fraksi PKS melaksanakan kegiatan sosialisasi 4 Pilar kebangsaan (foto :istimewa).

 
 BEKASI, Faktabandungraya.com,-- Anggota DPRD Jabar   Abdul Jabar Majid dari Fraksi PKS melaksanakan kegiatan sosialisasi 4 Pilar kebangsaan dengan peserta sejumlah guru SDIT Mutiara Hati, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (6/12/2022).


4 Pilar Kebangsaan harus terus digalakkan dan diterapkan  masayrakat dalam berbangsa dan bernegara, hal ini sangat penting dalam menjaga keutuhan NKRI. 


Adapun 4 pilar tersebut  terdiri dari : Pilar pertama Pancasila, kedua UU RI tahun 1945, ketiga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan empat Bhinneka Tunggal Ika.  4 pilar berbangsa dan bernegara ini sebagai konsensus dan komitmen bersama," ujar Abdul Jabar Majid.


Saat ditanya kenapa memilih segmen nya guru SDIT ?..  Abdul Majid mengatakan, sengaja memilih segmen peserta yang berbeda, yakni guru SDIT, lantaran dari para guru ini nantinya secara berjenjang akan disampaikan kepada para siswanya.


"Sasarannya lebih banyak kepada guru-guru agar dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang empat pilar ini," katanya.


Ia menambahkan sejak  awal negara berdiri, banyak perbedaan pandangan dari berbagai kalangan. Namun, semuanya disatukan oleh empat pilar kebangsaan.


"Tokoh-tokoh politik Islam juga terlibat aktif dan punya andil besar pada produk konstitusi awal kemerdekaan. Jadi, jangan pernah melupakan sejarah. Jangan mau distigma bahwa orang Islam yang agamis itu tidak pancasilais," ucapnya.


Semua kalangan, kata dia, harus paham bahwa empat pilar kebangsaan ini mempersatukan bangsa dan mencegah masalah disintegrasi bangsa.


"Pertama, kita harus melihat bahwa Pancasila itu sudah menjadi suatu komitmen bersama, sudah menjadi kesepakatan kita semua, bahwa negara NKRI dan kita ini masyarakat yang beragam Bhinneka Tunggal Ika, itu sudah jadi kesepakatan," katanya. (dbs/sein). 


×
Berita Terbaru Update