Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Gubernur Ridwan Kamil Yakin Bendungan Sadawarna Tingkatkan Produksi Beras

Selasa, 27 Desember 2022 | 20:42 WIB Last Updated 2022-12-27T13:42:45Z
Klik

 

Presiden Jokowi, Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir  serentak menekan tombol saat peresmian Bendungan Sadawarna di Kab Sumedang.


 
SUMEDANG, Faktabandungraya.com,--- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil optimistis Bendungan Sadawarna akan meningkatkan produksi beras Indramayu dari 1,3 juta ton menjadi 1,8 juta ton per tahun.


Walaupun lokasinya ada di Kabupaten Sumedang, namun Bendungan Sadawarna yang hari ini telah diresmikan Presiden RI Joko Widodo akan banyak mengairi area persawahan di Indramayu.

"Produksi beras Indramayu 1,3 juta ton per tahun, dengan hadirnya Bendungan Sadawarna bisa naik menjadi 1,8 juta ton per tahun," ujar Ridwan Kamil di Bendungan Sadawarna, Kabupaten Sumedang, Selasa (27/12/2022).

Kang Emil -- sapaan akrabnya Ridwan Kamil -- mengatakan, Kabupaten Indramayu saat ini masih menjadi penyumbang surplus beras terbesar se-Indonesia.

Kementerian Pertanian RI mencatat produksi padi Indramayu pada tahun 2021 mencapai 1.319.624 ton. Urutan terbesar berikutnya setelah Indramayu adalah Kabupaten Karawang lalu Kabupaten Subang.

"Penyumbang surplus beras di Indonesia yang pertama adalah Kabupaten Indramayu yang produksinya mencapai 1,3 juta ton," sebut Gubernur.

Atas nama masyarakat Jabar, Gubernur Ridwan Kamil mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah meresmikan Bendungan Sadawarna yang mana dampaknya akan membuat ketahanan pangan Jabar semakin kuat.

"Atas nama masyarakat Jabar yang terdampak positif dari hadirnya Bendungan Sadawarna kami menghaturkan terima kasih kepada Pak Presiden karena Jabar ini lumbung berasnya Indonesia," ujarnya.

Hadirnya Bendungan Sadawarna membuat Kabupaten Sumedang kini memiliki tiga bendungan. Dua bendungan yang sudah ada sebelumnya yaitu Bendungan Jatigede dan Bendungan Cipanas.

"Ada tiga lokasi bendungan di Jabar yang berlokasi di Kabupaten Sumedang yaitu Jatigede, Sadawarna dan Cipanas, ini akan membuat produksi pertanian Jabar meningkat," kata Ridwan Kamil.

Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan, Sadawarna adalah bendungan ke-33 yang telah diresmikan secara nasional. Pemerintah pusat sejak 8 tahun lalu gencar membangun bendungan di berbagai provinsi.

Bendungan Sadawarna

 

Pembangunan Bendungan Sadawarna yang berada di perbatasan Subang-Sumedang tersebut dimulai pada tahun 2018 memiliki luas genangan 680 hektare bisa mengairi kurang lebih 4.280 hektare sawah. Dengan menelan biaya sebesar Rp2,65 triliun. Bukan uang sedikit, kata Jokowi.


Untuk itu Presiden mewanti-wanti agar hadirnya Bendungan Sadawarna mampu mendongkrak produktivitas pertanian khususnya di wilayah Indramayu, Subang dan Sumedang.

"Jadi kalau bendungannya sudah ada tapi nanti Indramayu tidak naik produksi padi nya, awas. Karena kita tahu Indramayu adalah penyumbang surplus beras nomor satu terbesar di Indonesia. Kita harapkan tidak turun tapi naik seperti yang Pak Gubernur Jabar sampaikan," ujar Presiden. (*/red).

×
Berita Terbaru Update