Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Komisi V DPRD Jabar Tinjau Sarpras Panti Sosial Rehabilitasi ODGJ di Sumedang, Eryani Sulam: Perlu Kepedulian Sosial terhadap ODGJ

Minggu, 21 April 2024 | 15:15 WIB Last Updated 2024-04-21T08:15:15Z
Klik

Anggota Komisi V Eryani Sulam saat mengunjungi Panti sosial Rehabilitasi ODGJ di Kab. Sumedang


BANDUNG, Faktabandungraya.com,---  Pimpinan dan anggota Komisi V DPRD Jabar  meninjau sarana dan prasarana Panti social Rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Sakurjaya, di UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel Dinas Sosial Jawa Barat di Kabupaten  Sumedang, Selasa (16/04/2024).

Anggota Komisi V H. Eryani Sulam M.Si dari Fraksi Nasdem membenarkan bahwa Pimpinan dan anggota Komisi V telah melakukan kunker ke UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel (PPSGHD) Dinas Sosial Jabar di Kabupaten  Sumedang.

Adapun tujuan kunker Komisi V tersebut, untuk mengetahui sejauh mana hasil renovasi dan perbaikan sarana-prasarana panti social Rahabilitasi ODGJ yang berada dibawah UPTD PPSGHD di Kab. Sumedang.

Pada tahun lalu, Komisi V melalui Badan anggaran sudah menyetujui anggaran untuk renovasi sapras untuk Panti social rehabiltasi ODGJ Sakurjaya di Kab Sumedang. Maka kemarin kita melakukan tinjaunya melihat kondisi dilapangan.  

“Alhmadulillah, hasilnya renovasi Saprasnya cukup baik, dan apresiasi ini disampaikan oleh Komisi V saat melakukan kunjungan kerja”, kata Eryani Sulam saat ditemui di Gedung DPRD Jabar usai Rapat paripurna, Jum’at (19/04/2024).

Dikatakan dorongan Komisi V terhadap Sapras UPTD di bawah Dias Sosial Jabar tentunya sebagai wujud mengimplentasikan Perda Jabar No 05 tahun 2028 tentang Kesehatan Jiwa.   

Kini degan telah dibangunnya gedung untuk panti khusus bagi ODGJ yang representatif tersebut,  sangat diperlukan bagi masyarakat yang kurang mampu.

Lebih lanjut Eryani Sulam mengatakan, minta kepada masyarakat dan berbagai pihak terutama keluarga, untuk memiliki kepedulian kepada pasien dengan ODGJ, jangan sampai dilingkungannya ada ODGJ yang dipasung, dikucilkan dan tidak mendapatkan pelayanan, pengobatan, penangan medis yang selayaknya. Saat ini Sudah dirintis Healt Crisis Center di RSJ Cisarua Lembang. “jelasnya.


Pimpinan dan anggota Komisi V saat dialog dengan pengurus
Panti sosial Rehabilitasi ODGJ di Sumedang 


Untuk itu pihaknya mengusulkan langkah guna menekan laju pertumbuhan jumlah ODGJ di Jabar. Menurut beberapa sumber konon jumlah orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) mencapai 9 juta lebih.


Perlu langkah cepat, dan yang perlu diantisipasi angka ODGJ terus meningkat, termasuk di usia remaja dan bahkan diusia anak. Penyebabnya beragam dari masalah keluarga, ekonomi, sosial dan tentunya lemahnya keimanan.

“Nah, ketika permasalahan menerpa, dan kondisi kejiwaan sedang lemah, tidak ada tempat curhat, jauh dari Allah, disaat itulah pintu awal permasalahan dan penyakit kejiwaan menjangkiti seseorang, “terangnya.

 “Mari kita peduli kepada sesama, terutama yang dilingkungan sekitar kita. Kita selamatkan mereka, kita tolong mereka, kita katakan No untuk pemasungan, “tandas politisi Nasdem dari dapil Jabar XII (Kab/kota Cirebon- Kab Indramau ini. (AdiP/sein).

×
Berita Terbaru Update