Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dukung Ketahanan Air, Zulkifly Dorong Pembangunan Embung Sindangsari- Kahati Rampung Tepat Waktu

Minggu, 16 November 2025 | 09:23 WIB Last Updated 2025-11-20T02:42:08Z
Klik

 

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, H.Zulkifly Chaniago, BE dari Fraksi Demokrat ( Foto:ist).



BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, H. Zulkifly Chaniago, BE menegaskan bahwa keberadaan embung memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan air, mendukung sektor pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia mendorong agar pembangunan Embung Sindangsari Kahati di Kabupaten Sumedang dapat diselesaikan tepat waktu.


Proyek embung yang dibiayai APBD Jabar dan dikelola UPTD PSDA Wilayah Sungai Citarum, Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat tersebut merupakan salah satu proyek strategis daerah untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Zulkifly meminta UPTD PSDA memastikan seluruh proses pembangunan berjalan maksimal dan optimal, baik dari segi kualitas konstruksi maupun ketepatan waktu pengerjaan.

“Embung Sindangsari sangat penting dalam menjaga ketahanan air dan memberi manfaat bagi masyarakat, terutama untuk pertanian dan penyediaan air bersih,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, belum lama ini.

Menurut politisi Partai Demokrat itu, embung bukan sekadar infrastruktur penampung air hujan, melainkan bagian dari sistem pengelolaan air terpadu. Fungsinya penting untuk menjamin ketersediaan air di musim kemarau sekaligus mengurangi risiko banjir saat musim hujan.

Ia menekankan, percepatan pembangunan tetap harus memerhatikan kualitas. Pengawasan teknis dari dinas terkait juga dinilai penting agar seluruh pekerjaan sesuai spesifikasi.

“Kami ingin pembangunan embung dilakukan profesional, materialnya berkualitas, dan pengawasannya ketat agar daya tahannya optimal,” tegasnya.

Zulkifly menambahkan, embung seperti Sindangsari merupakan investasi jangka panjang pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan menjaga lingkungan, terutama di wilayah rawan kekeringan.

Selain fungsi utamanya, Embung Sindangsari juga dinilai memiliki potensi nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Dengan pengelolaan yang tepat, embung bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata edukatif, area konservasi, hingga sumber ekonomi baru bagi warga.

“Jika dikelola baik, embung bukan hanya menopang kebutuhan air pertanian, tapi bisa menjadi daya tarik wisata berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai pembangunan embung sejalan dengan program Jabar Green Province yang mendorong keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Sebagai mitra pemerintah, Komisi IV DPRD Jabar berkomitmen mengawal pembangunan infrastruktur sumber daya air agar benar-benar bermanfaat bagi rakyat, termasuk memastikan adanya program pemeliharaan berkelanjutan setelah embung selesai dibangun.

“Kita ingin embung-embung di Jawa Barat tidak hanya selesai dibangun, tapi juga dirawat. Keberlanjutan program sangat penting agar manfaatnya dirasakan hingga generasi mendatang,” tandasnya. (sein/syaf)

×
Berita Terbaru Update