![]() |
| Anggota Komisi IV DPRD Jabar, H.Zulkifly Chaniago, BE dari Fraksi Demokrat ( Foto:ist). |
Proyek embung yang dibiayai APBD Jabar
dan dikelola UPTD PSDA Wilayah Sungai Citarum, Dinas Sumber Daya Air Provinsi
Jawa Barat tersebut merupakan salah satu proyek strategis daerah untuk memenuhi
kebutuhan air masyarakat.
Zulkifly meminta UPTD PSDA memastikan
seluruh proses pembangunan berjalan maksimal dan optimal, baik dari segi
kualitas konstruksi maupun ketepatan waktu pengerjaan.
“Embung Sindangsari sangat penting
dalam menjaga ketahanan air dan memberi manfaat bagi masyarakat, terutama untuk
pertanian dan penyediaan air bersih,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD
Jabar, belum lama ini.
Menurut politisi Partai Demokrat itu,
embung bukan sekadar infrastruktur penampung air hujan, melainkan bagian dari
sistem pengelolaan air terpadu. Fungsinya penting untuk menjamin ketersediaan
air di musim kemarau sekaligus mengurangi risiko banjir saat musim hujan.
Ia menekankan, percepatan pembangunan
tetap harus memerhatikan kualitas. Pengawasan teknis dari dinas terkait juga
dinilai penting agar seluruh pekerjaan sesuai spesifikasi.
“Kami ingin pembangunan embung
dilakukan profesional, materialnya berkualitas, dan pengawasannya ketat agar
daya tahannya optimal,” tegasnya.
Zulkifly menambahkan, embung seperti
Sindangsari merupakan investasi jangka panjang pemerintah dalam memperkuat
ketahanan pangan dan menjaga lingkungan, terutama di wilayah rawan kekeringan.
Selain fungsi utamanya, Embung
Sindangsari juga dinilai memiliki potensi nilai tambah bagi masyarakat sekitar.
Dengan pengelolaan yang tepat, embung bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata
edukatif, area konservasi, hingga sumber ekonomi baru bagi warga.
“Jika dikelola baik, embung bukan
hanya menopang kebutuhan air pertanian, tapi bisa menjadi daya tarik wisata
berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menilai pembangunan embung
sejalan dengan program Jabar Green Province yang mendorong keseimbangan antara
pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.
Sebagai mitra pemerintah, Komisi IV
DPRD Jabar berkomitmen mengawal pembangunan infrastruktur sumber daya air agar
benar-benar bermanfaat bagi rakyat, termasuk memastikan adanya program
pemeliharaan berkelanjutan setelah embung selesai dibangun.
“Kita ingin embung-embung di Jawa
Barat tidak hanya selesai dibangun, tapi juga dirawat. Keberlanjutan program
sangat penting agar manfaatnya dirasakan hingga generasi mendatang,” tandasnya. (sein/syaf)
