Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bandung Diguncang Gempa M 2,7 , Farhan Instruksikan BPBD Lakukan Mitigasi dan Imbau Warga Tetap Tenang

Sabtu, 31 Januari 2026 | 23:01 WIB Last Updated 2026-01-31T16:09:52Z
Klik
Warga Bandung panik digucang gempa M 2,7


BANDUNG, Faktabandungraya,--- Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 2,7 mengguncang Kota Bandung dan sekitarnya pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 05.13 WIB. Menyikapi peristiwa tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung untuk segera melakukan mitigasi dampak gempa.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa memiliki episenter di koordinat 6,88 Lintang Selatan dan 107,79 Bujur Timur, atau berlokasi di darat sekitar 14 kilometer timur Kota Bandung, dengan kedalaman 5 kilometer.

Farhan menegaskan, langkah mitigasi harus dilakukan secara cepat dan terukur untuk memastikan keselamatan warga serta meminimalkan potensi risiko lanjutan akibat aktivitas seismik.

“Saya minta BPBD langsung bergerak melakukan pemantauan di lapangan, memastikan tidak ada dampak serius terhadap bangunan maupun keselamatan warga,” ujar Farhan.

Selain pemantauan lapangan, Farhan juga meminta BPBD Kota Bandung untuk terus menjalin koordinasi intensif dengan BMKG guna memantau perkembangan situasi serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.

“Koordinasi dengan BMKG sangat penting agar informasi yang diterima selalu terkini dan akurat, sehingga langkah antisipasi bisa dilakukan sejak dini,” katanya.

Farhan turut mengimbau masyarakat Kota Bandung agar tetap waspada namun tidak panik. Ia meminta warga untuk kembali mengingat dan menerapkan langkah-langkah kesiapsiagaan bencana yang selama ini telah disosialisasikan oleh BPBD.

Warga Bandung berkumpul di lapangan pasca terjadi gempa M 2,7



“Masyarakat diminta tetap tenang, waspada, dan mengikuti panduan siaga bencana. Prosedur penyelamatan diri saat gempa sudah sering disampaikan dan perlu kita ingat kembali,” tuturnya.

Menurut Farhan, kesiapsiagaan bersama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk gempa bumi.

“Keselamatan adalah yang utama. Pemerintah siaga, masyarakat juga harus siap,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD Kota Bandung masih terus melakukan pemantauan situasi di lapangan serta memastikan kesiapan personel dan peralatan apabila diperlukan penanganan lebih lanjut. (rob)

×
Berita Terbaru Update