Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

DPRD Dorong Musrenbang Jadi Titik Balik Penanganan Sampah dan Banjir di Kota Bandung

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:17 WIB Last Updated 2026-02-26T15:17:11Z
Klik
Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung mengikuti Musrenbang Kecamatan Bandung Kidul Tahun 2026, di Pasar Batununggal, (foto: Humpro)



BANDUNG , FAKTABANDUNGRAYA,--- Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bandung Kidul Tahun 2026 untuk penyusunan RKPD 2027 yang digelar di Pasar Modern Batununggal, Jumat (6/2/2026). Forum tahunan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk menuntaskan berbagai persoalan klasik yang masih membayangi Kota Bandung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, serta Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana. Di hadapan perwakilan masyarakat dan para pemangku kebijakan Kecamatan Bandung Kidul, Edwin menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai ruang perencanaan yang tidak sekadar seremonial, melainkan benar-benar melahirkan solusi konkret.

Ia menyoroti persoalan sampah dan banjir yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Menurutnya, perencanaan pembangunan harus berorientasi pada penyelesaian masalah mendasar yang dirasakan langsung oleh warga.

“Musrenbang ini harus menjadi awal keseriusan kita dalam menyelesaikan persoalan klasik seperti sampah dan banjir. Perencanaan yang matang dan kolaboratif menjadi kunci,” ujarnya.

Selain infrastruktur dan lingkungan, Edwin juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk perhatian terhadap sektor pendidikan dan kesehatan anak. Ia menyebut, kualitas generasi muda menjadi fondasi utama pembangunan kota ke depan.

Senada dengan itu, Andri Rusmana berharap forum Musrenbang mampu menghimpun gagasan dari berbagai unsur masyarakat sehingga menghasilkan program yang tepat sasaran. Ia menilai partisipasi aktif warga sangat menentukan arah kebijakan pembangunan di tingkat kota.

“Harapannya, dari forum ini lahir solusi nyata yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan hanya daftar usulan tanpa tindak lanjut,” katanya.

Melalui Musrenbang tingkat kecamatan ini, DPRD memastikan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi masyarakat agar terakomodasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah tahun 2027, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh warga Kota Bandung. (ajie/sein).

×
Berita Terbaru Update