![]() |
| Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung mengikuti Musrenbang Kecamatan Bandung Kidul Tahun 2026, di Pasar Batununggal, (foto: Humpro) |
Hadir dalam kegiatan tersebut
Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, serta Anggota Komisi III DPRD Kota
Bandung, Andri Rusmana. Di hadapan perwakilan masyarakat dan para pemangku
kebijakan Kecamatan Bandung Kidul, Edwin menegaskan pentingnya Musrenbang
sebagai ruang perencanaan yang tidak sekadar seremonial, melainkan benar-benar
melahirkan solusi konkret.
Ia menyoroti persoalan sampah dan
banjir yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah
daerah. Menurutnya, perencanaan pembangunan harus berorientasi pada
penyelesaian masalah mendasar yang dirasakan langsung oleh warga.
“Musrenbang ini harus menjadi awal
keseriusan kita dalam menyelesaikan persoalan klasik seperti sampah dan banjir.
Perencanaan yang matang dan kolaboratif menjadi kunci,” ujarnya.
Selain infrastruktur dan
lingkungan, Edwin juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan
masyarakat, termasuk perhatian terhadap sektor pendidikan dan kesehatan anak.
Ia menyebut, kualitas generasi muda menjadi fondasi utama pembangunan kota ke
depan.
Senada dengan itu, Andri Rusmana
berharap forum Musrenbang mampu menghimpun gagasan dari berbagai unsur
masyarakat sehingga menghasilkan program yang tepat sasaran. Ia menilai
partisipasi aktif warga sangat menentukan arah kebijakan pembangunan di tingkat
kota.
“Harapannya, dari forum ini lahir
solusi nyata yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan hanya daftar
usulan tanpa tindak lanjut,” katanya.
Melalui Musrenbang tingkat
kecamatan ini, DPRD memastikan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi
masyarakat agar terakomodasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah tahun
2027, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh warga Kota
Bandung. (ajie/sein).
