Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Farhan: Menjadi Pemimpin Itu Harus Siap Tidak Nyaman

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:02 WIB Last Updated 2026-02-01T14:02:21Z
Klik
Wali kota BandungFarhan dlm acara Kajian ruti KOPIAH F3U



BANDUNG, Faktabandungraya,--- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah posisi yang menghadirkan kenyamanan, melainkan amanah yang menuntut kesiapan menghadapi berbagai ketidaknyamanan secara langsung di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri Kajian Rutin KOPIAH F3U (Kajian Obrolan Perihal Amal Kebaikan, Iman, dan Hikmah) yang digelar Forum Ulama Umaro Utama (F3U) Bandung di Pendopo Kota Bandung, Sabtu (31/1/2026).

“Secara pribadi saya menyimpulkan bahwa memang pekerjaan jadi pemimpin adalah pekerjaan yang tidak boleh nyaman,” ujar Farhan di hadapan peserta kajian.

Menurut Farhan, berbagai fasilitas yang melekat pada jabatan kepala daerah, seperti rumah dinas, kendaraan dinas, hingga pengawalan, tidak serta-merta menghadirkan ketenangan batin. Terlebih ketika seorang pemimpin menyadari masih banyak persoalan warga yang belum terselesaikan.

Ia menuturkan, ketidaknyamanan justru menjadi pengingat agar seorang pemimpin tidak larut dalam rasa aman dan zona nyaman, melainkan terus hadir, peka, serta terlibat langsung dalam realitas kehidupan masyarakat.

“Tidak kemudian membuat saya ‘ah sudah beres, sudah nyaman di dalam mobil AC’. Tidak bisa. Ada banyak ketidaknyamanan yang harus dihadapi dan itu dihadapinya harus bersama-sama,” katanya.

Farhan  bersama narsum dan peserta kajian KPOIAH F3U


Lebih lanjut, Farhan juga menekankan pentingnya ruang dialog antara ulama, umaro, dan umat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, khususnya di era digital yang sarat dengan arus informasi.


Ia menyebut, forum seperti KOPIAH F3U menjadi wadah strategis untuk membangun pemahaman bersama, sekaligus memastikan bahwa kepentingan umat tetap menjadi prioritas utama.

“Itu sebabnya kita membuat forum ini. Forum ulama, umaro, dan umat. Yang utama apa? Ya umat yang diutamakan,” ucap Farhan.

Kajian Rutin KOPIAH F3U merupakan edisi keempat yang diselenggarakan oleh Forum Ulama Umaro Utama Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin sebulan sekali, setiap akhir pekan, sebagai ruang pertemuan, refleksi, dan dialog lintas elemen masyarakat.

Pada edisi kali ini, hadir sejumlah narasumber, di antaranya Ustaz Erick Yusuf, KH Miftah Farid, serta budayawan Aat Soeratin, yang turut memberikan pandangan keagamaan dan kebudayaan terkait peran kepemimpinan dan umat di tengah dinamika sosial saat ini. (*/red). 

×
Berita Terbaru Update