![]() |
| Kebun Buruan Sae Cibangkong |
Ketua Forum RW Kelurahan
Cibangkong, Nandang Rustaman, mengatakan KTM Buruan Sae mulai dirintis pada April
2023. Saat itu, lahan yang dikelola belum tertata seperti sekarang. Warga
membangun kawasan tersebut secara bertahap dengan semangat gotong royong.
“Awalnya sederhana. Kita bangun
sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Perkembangan signifikan terjadi
pada 2024 setelah kelompok ini mendapat dukungan dari Dinas Ketahanan Pangan
dan Peternakan (DKPP). Bantuan tersebut mendorong penataan kawasan menjadi
lebih terstruktur dan terintegrasi.
Kini, di satu lokasi yang sama
tersedia area tanaman hortikultura, peternakan, kolam ikan, hingga pengolahan
sampah terpadu berbasis ekonomi sirkular. Hasil panen dimanfaatkan untuk
kegiatan sosial, termasuk membantu warga yang membutuhkan dan mendukung
penanganan stunting.
Keberadaan KTM Buruan Sae juga
mendapat perhatian saat dikunjungi Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, bersama
Irfan Hakim. Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota mengapresiasi inisiatif warga
dan mendorong agar program ini terus dipertahankan serta dikembangkan.
![]() |
| Farhan didampingi Irfan Hakim memberikan bingkisa kepada warga |
Menurut Nandang, keunggulan KTM
Buruan Sae terletak pada konsep pengelolaan yang menyeluruh. Selain budidaya
tanaman, ternak, dan perikanan, kelompok ini juga menerapkan pengomposan dan
budidaya maggot untuk mengurangi sampah rumah tangga.
Letaknya yang berada di kawasan
padat penduduk menjadi bukti bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk
mewujudkan ketahanan pangan berbasis lingkungan. Warga pun berharap model ini
dapat menginspirasi wilayah lain di Kota Bandung.
“Yang penting semangat dan mau
bergerak. Kami ingin ini jadi motivasi bagi daerah lain,” tutupnya. (*/red).

