![]() |
| Masjid Agung Bandung |
Dari jumlah tersebut, 1.525 titik
berada di masjid, sementara 599 lainnya memanfaatkan lapangan terbuka.
Lokasi-lokasi tersebut tersebar di 30 kecamatan di Kota Bandung.
Untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan
pelaksanaan ibadah, Pemkot Bandung juga menyiagakan 9.930 petugas kebersihan
yang akan bertugas sebelum hingga setelah kegiatan berlangsung.
Sejumlah lokasi ikonik diprediksi
kembali menjadi pusat keramaian, seperti Masjid Raya Al Jabbar dan Masjid Agung
Bandung. Kedua tempat ini setiap tahun selalu menjadi pilihan utama warga
karena kapasitas besar dan akses yang mudah.
Selain itu, kawasan Masjid Pusdai
Jawa Barat dan Gedung Sate juga menjadi destinasi favorit masyarakat untuk
melaksanakan Salat Id.
Pelaksanaan Salat Idulfitri tingkat
kota akan dipusatkan di Plaza Balai Kota Bandung. Wali Kota Bandung, Muhammad
Farhan, dijadwalkan akan menunaikan salat bersama jajaran Organisasi Perangkat
Daerah (OPD), unsur kewilayahan, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
(Forkopimda).
Di tingkat kewilayahan, pelaksanaan salat juga digelar di berbagai titik lingkungan, mulai dari masjid hingga ruang terbuka seperti lapangan dan ruas jalan. Di Kecamatan Andir, misalnya, Salat Id akan dilaksanakan di halaman parkir Superindo Rajawali serta lapangan olahraga SMA YWKA.

Masjid Al Ukhuwwah Kota Bandung
Sementara itu, di kawasan Antapani
dan Arcamanik, warga juga memanfaatkan lapangan dan jalan lingkungan sebagai
lokasi salat, termasuk Lapangan Kiwari yang telah dipersiapkan secara swadaya.
Pemkot Bandung mengimbau masyarakat
untuk memilih lokasi salat terdekat guna menghindari penumpukan jamaah di titik
tertentu. Selain itu, warga juga diingatkan untuk tetap menjaga ketertiban
serta kebersihan selama pelaksanaan ibadah.
Adapun penetapan 1 Syawal 1447
Hijriah akan ditentukan melalui sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada
Kamis malam, 19 Maret 2026. (rob/red).
