Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Serikat Pekerja Bandung Zoo Apresiasi Skema Solusi Farhan Jadi Harapan Keberlangsungan Bandung Zoo

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:19 WIB Last Updated 2026-03-03T15:19:33Z
Klik
Bandung Zoo 


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Serikat Pekerja Mandiri Derenten (SPMD) menyampaikan apresiasi atas skema solusi yang ditawarkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, terkait polemik penutupan Bandung Zoo. Solusi tersebut dinilai menjadi titik temu atas persoalan yang selama ini belum menemukan kejelasan arah penyelesaian.

Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i, mengungkapkan bahwa pertemuan antara perwakilan karyawan dan tim utusan wali kota mulai membuka jalan penyelesaian konflik yang berlarut-larut. Menurutnya, langkah yang diambil Farhan merupakan strategi taktis untuk meredam situasi yang sebelumnya dinilai semakin rumit akibat adanya dugaan manuver dari sejumlah pihak.

“Kami sudah bertemu dengan utusan wali kota untuk mengambil solusi setelah Bandung Zoo ditutup. Ada titik terang yang mulai terlihat,” ujar Sulhan.

Farhan sebelumnya menawarkan empat skema penyelesaian, yakni menjamin keberlangsungan pekerjaan karyawan, penyelamatan sumber air dan kawasan lindung, penyelamatan lahan, serta pelestarian nilai sejarah kebun binatang tersebut. Bagi para pekerja, keempat poin itu telah mencakup aspirasi utama yang selama ini mereka perjuangkan.

Keberlangsungan bekerja di tempat yang sama menjadi harapan besar bagi 123 karyawan yang menggantungkan hidupnya di Bandung Zoo. Lebih dari sekadar tempat bekerja, kebun binatang ini juga menjadi ruang pengabdian dan bagian dari sejarah panjang kehidupan mereka.

Sulhan juga menyoroti adanya hambatan komunikasi selama ini. Ia menyebut, beberapa pihak yang menangani persoalan kebun binatang diduga tidak sepenuhnya menyampaikan pesan wali kota secara utuh, sehingga memunculkan ketidakpercayaan dan kebingungan di kalangan pekerja.

“Kami meminta satu pintu komunikasi agar penyelesaian Bandung Zoo tidak lagi terhambat. Banyak hal yang sebelumnya tidak tersampaikan dengan jelas,” tegasnya.

Persoalan Bandung Zoo, lanjut Sulhan, bukan sekadar persoalan administratif. Konflik ini menyangkut aspek politik, sosial, ekonomi, hingga konservasi. Oleh karena itu, penyelesaiannya harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak menyisakan persoalan baru di kemudian hari.

Saat ini, Bandung Zoo memiliki 711 koleksi satwa yang tetap harus dirawat dan dijaga kesejahteraannya. Meski dalam situasi ketidakpastian, para pekerja tetap menjalankan tugas seperti biasa. Bagi mereka, satwa-satwa tersebut bukan hanya tanggung jawab profesional, tetapi juga bagian dari perjalanan hidup yang telah dijalani selama puluhan tahun.

Di tengah dinamika yang terjadi, harapan kini bertumpu pada realisasi konkret dari skema solusi yang telah ditawarkan. Para pekerja berharap komitmen yang telah dibangun dapat menjadi awal baru bagi keberlangsungan Bandung Zoo sebagai ikon Kota Bandung sekaligus ruang konservasi yang bernilai sejarah. (*/red). 

×
Berita Terbaru Update