![]() |
| Bandung Zoo |
Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i,
mengungkapkan bahwa pertemuan antara perwakilan karyawan dan tim utusan wali
kota mulai membuka jalan penyelesaian konflik yang berlarut-larut. Menurutnya,
langkah yang diambil Farhan merupakan strategi taktis untuk meredam situasi
yang sebelumnya dinilai semakin rumit akibat adanya dugaan manuver dari
sejumlah pihak.
“Kami sudah bertemu dengan utusan
wali kota untuk mengambil solusi setelah Bandung Zoo ditutup. Ada titik terang
yang mulai terlihat,” ujar Sulhan.
Farhan sebelumnya menawarkan empat
skema penyelesaian, yakni menjamin keberlangsungan pekerjaan karyawan,
penyelamatan sumber air dan kawasan lindung, penyelamatan lahan, serta
pelestarian nilai sejarah kebun binatang tersebut. Bagi para pekerja, keempat
poin itu telah mencakup aspirasi utama yang selama ini mereka perjuangkan.
Keberlangsungan bekerja di tempat
yang sama menjadi harapan besar bagi 123 karyawan yang menggantungkan hidupnya
di Bandung Zoo. Lebih dari sekadar tempat bekerja, kebun binatang ini juga
menjadi ruang pengabdian dan bagian dari sejarah panjang kehidupan mereka.
Sulhan juga menyoroti adanya
hambatan komunikasi selama ini. Ia menyebut, beberapa pihak yang menangani
persoalan kebun binatang diduga tidak sepenuhnya menyampaikan pesan wali kota
secara utuh, sehingga memunculkan ketidakpercayaan dan kebingungan di kalangan
pekerja.
“Kami meminta satu pintu komunikasi
agar penyelesaian Bandung Zoo tidak lagi terhambat. Banyak hal yang sebelumnya
tidak tersampaikan dengan jelas,” tegasnya.
Persoalan Bandung Zoo, lanjut
Sulhan, bukan sekadar persoalan administratif. Konflik ini menyangkut aspek
politik, sosial, ekonomi, hingga konservasi. Oleh karena itu, penyelesaiannya
harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak menyisakan persoalan baru di
kemudian hari.
Saat ini, Bandung Zoo memiliki 711
koleksi satwa yang tetap harus dirawat dan dijaga kesejahteraannya. Meski dalam
situasi ketidakpastian, para pekerja tetap menjalankan tugas seperti biasa.
Bagi mereka, satwa-satwa tersebut bukan hanya tanggung jawab profesional,
tetapi juga bagian dari perjalanan hidup yang telah dijalani selama puluhan
tahun.
Di tengah dinamika yang terjadi,
harapan kini bertumpu pada realisasi konkret dari skema solusi yang telah
ditawarkan. Para pekerja berharap komitmen yang telah dibangun dapat menjadi
awal baru bagi keberlangsungan Bandung Zoo sebagai ikon Kota Bandung sekaligus
ruang konservasi yang bernilai sejarah. (*/red).
