![]() |
| Pekerja sedang memberisin galian kabel di kota Bandung |
“Tanggal 5 Maret semua harus beres. Tanggal
6 Maret sudah mulus,” tegas Farhan, Senin, 2 Maret 2026.
Menurutnya, galian yang belum tertutup
rapih menimbulkan berbagai persoalan di lapangan. Mulai dari gangguan lalu
lintas hingga risiko kecelakaan. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi menjadi
krisis infrastruktur di tengah kota.
Farhan menyatakan, telah memberikan teguran
keras kepada PT Bandung Infra Investama (BII) sebagai pihak yang terlibat dalam
pekerjaan tersebut.
Baginya, setiap pekerjaan penggalian wajib
diikuti dengan pemulihan kondisi jalan sesuai standar keselamatan dan
kenyamanan warga.
“Kalau dibiarkan, ini bisa menjadi krisis.
Sekarang saja sudah menimbulkan berbagai macam masalah,” ujarnya.
Sebagian titik galian berada dalam pengawasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kabel optic bahwa semberawut tengah diberesin pekerja
Karena itu, Pemkot Bandung akan
berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan Forkopimda untuk memastikan
penyelesaiannya.
Terkait adanya korban akibat lubang galian,
Farhan memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan serius.
Jika ada warga yang harus menjalani
perawatan di rumah sakit, Pemkot Bandung akan memfasilitasi pembiayaan
pengobatan di rumah sakit milik pemerintah daerah.
Sementara untuk kendaraan yang mengalami
kerusakan, Pemkot masih melakukan penghitungan lebih lanjut.
“Kalau kendaraan yang rusak, kita masih
perlu menghitung. Karena sebetulnya kendaraan itu harusnya di-cover oleh
asuransi,” jelasnya. (ziz/red).
.jpeg)