Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Disdik Bandung Ingatkan Orang Tua Siapkan SPMB Lebih Awal

Selasa, 07 April 2026 | 18:05 WIB Last Updated 2026-04-07T11:05:17Z
Klik
Disdik Kota Badung mensosialisaskan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan terus mengintensifkan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) menjelang masa pendaftaran tahun ajaran baru. Salah satunya dilakukan melalui talkshow di Radio Sonata, Selasa (7/4/2026).

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Edy Suparjoto, mengimbau para orang tua untuk mulai mempersiapkan seluruh kebutuhan administrasi sejak dini. Ia menyebut, waktu yang tersisa sekitar satu bulan perlu dimanfaatkan secara optimal agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Menurutnya, dokumen utama seperti Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan KTP orang tua harus dipastikan dalam kondisi valid dan terbaru. “Jika ada dokumen yang belum diperbarui, segera diurus agar tidak menghambat proses pendaftaran,” ujarnya.

Selain kesiapan administrasi, Edy juga menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap regulasi, tahapan, serta prosedur SPMB. Informasi resmi, kata dia, dapat diakses melalui kanal daring Dinas Pendidikan, termasuk situs web dan media sosial yang telah menyediakan panduan teknis secara lengkap.

Untuk membantu masyarakat, sekolah negeri di Kota Bandung juga akan menyediakan layanan pendampingan melalui operator sekolah. Tak hanya itu, Dinas Pendidikan turut menghadirkan layanan bantuan atau help desk yang siaga selama 24 jam guna menjawab berbagai pertanyaan.

Edy mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan bantuan masuk sekolah dengan imbalan tertentu. Ia menegaskan, seluruh proses SPMB dilakukan secara transparan dan berbasis sistem.

“Tidak ada praktik titip-menitip atau jalur tidak resmi. Jika menemukan indikasi pelanggaran, masyarakat dapat langsung melapor dan akan kami tindaklanjuti,” tegasnya.

Dalam memilih jalur pendaftaran, orang tua diminta mempertimbangkan peluang yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing. Pemahaman terhadap jadwal dan mekanisme dinilai menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahan saat pendaftaran.

Di sisi lain, ia juga menyoroti meningkatnya minat masyarakat terhadap pendidikan non-formal seperti homeschooling. Menurutnya, hal tersebut merupakan perkembangan positif selama kualitas pendidikan tetap menjadi perhatian utama.

Sebagai penutup, Edy menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan akses pendidikan, baik melalui jalur formal, non-formal, maupun swasta. (son/red).

×
Berita Terbaru Update