![]() |
| Disdik Kota Badung mensosialisaskan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 |
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota
Bandung, Edy Suparjoto, mengimbau para orang tua untuk mulai mempersiapkan
seluruh kebutuhan administrasi sejak dini. Ia menyebut, waktu yang tersisa
sekitar satu bulan perlu dimanfaatkan secara optimal agar proses pendaftaran
berjalan lancar.
Menurutnya, dokumen utama seperti
Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan KTP orang tua harus dipastikan dalam
kondisi valid dan terbaru. “Jika ada dokumen yang belum diperbarui, segera
diurus agar tidak menghambat proses pendaftaran,” ujarnya.
Selain kesiapan administrasi, Edy
juga menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap regulasi, tahapan,
serta prosedur SPMB. Informasi resmi, kata dia, dapat diakses melalui kanal
daring Dinas Pendidikan, termasuk situs web dan media sosial yang telah
menyediakan panduan teknis secara lengkap.
Untuk membantu masyarakat, sekolah
negeri di Kota Bandung juga akan menyediakan layanan pendampingan melalui
operator sekolah. Tak hanya itu, Dinas Pendidikan turut menghadirkan layanan
bantuan atau help desk yang siaga selama 24 jam guna menjawab berbagai
pertanyaan.
Edy mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan bantuan masuk sekolah dengan imbalan tertentu. Ia menegaskan, seluruh proses SPMB dilakukan secara transparan dan berbasis sistem.
“Tidak ada praktik titip-menitip
atau jalur tidak resmi. Jika menemukan indikasi pelanggaran, masyarakat dapat
langsung melapor dan akan kami tindaklanjuti,” tegasnya.
Dalam memilih jalur pendaftaran,
orang tua diminta mempertimbangkan peluang yang paling sesuai dengan kondisi
masing-masing. Pemahaman terhadap jadwal dan mekanisme dinilai menjadi kunci
agar tidak terjadi kesalahan saat pendaftaran.
Di sisi lain, ia juga menyoroti
meningkatnya minat masyarakat terhadap pendidikan non-formal seperti
homeschooling. Menurutnya, hal tersebut merupakan perkembangan positif selama
kualitas pendidikan tetap menjadi perhatian utama.
Sebagai penutup, Edy menegaskan
komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan
akses pendidikan, baik melalui jalur formal, non-formal, maupun swasta.
(son/red).
