Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

DPRD Jabar Dorong Penguatan Bank Sampah, Tekankan Peran Aktif Pemerintah Daerah

Jumat, 10 April 2026 | 22:55 WIB Last Updated 2026-04-10T15:55:39Z
Klik
Anggota Komisi IV DPRD Jabar Tedy Rusmawan



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong peningkatan peran aktif pemerintah daerah dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Hal ini mengemuka dalam audiensi bersama Forum Bank Sampah dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat yang digelar di Kota Bandung, Jumat (10/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, para penggiat bank sampah dari sejumlah daerah seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, hingga Kota Banjar dan Bekasi menyampaikan berbagai aspirasi terkait pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Tedy Rusmawan, mengatakan kehadiran perwakilan dari berbagai daerah menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap persoalan sampah. Menurutnya, forum ini menjadi ruang penting untuk menyerap aspirasi sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.

“Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sudah sangat baik, khususnya melalui bank sampah. Namun, dukungan dari pemerintah daerah masih perlu diperkuat agar gerakan ini lebih optimal,” ujarnya usai audiensi.

Ia menekankan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai leading sector memiliki peran strategis dalam memperkuat program tersebut. Bentuk dukungan yang dimaksud meliputi pembinaan, pendampingan, serta peningkatan kapasitas para penggiat bank sampah di lapangan.

Menurut Tedy, selama ini bank sampah telah memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi volume sampah. Namun, tanpa dukungan kebijakan dan fasilitasi yang memadai, upaya tersebut sulit berkembang secara maksimal.

Tedy Rusmawan bersama perwakilan Forum Bank Sampah se Jabar


Selain itu, DPRD Jawa Barat juga membuka peluang kerja sama yang lebih intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya dalam aspek pembinaan, konsultasi, dan supervisi program pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Ke depan, melalui DLH Provinsi Jawa Barat, pembinaan diharapkan dapat menjangkau DLH kabupaten dan kota secara lebih merata dan berkelanjutan. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menangani persoalan sampah.

“Dengan komitmen yang kuat dari semua pihak, kami optimistis pengelolaan sampah di Jawa Barat dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Tedy.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mampu menekan volume sampah, tetapi juga memperkuat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan. (*/red).

×
Berita Terbaru Update