![]() |
| Perhelatan IBL All Star 2026 berlangsung di Bandung Arena |
Sejak awal acara, ribuan penonton
memadati arena. Sorak sorai dan semangat dukungan menggema, menandai kembalinya
panggung besar basket nasional ke Kota Kembang setelah terakhir kali digelar
pada 2012.
Bagi warga Bandung, momen ini bukan
sekadar tontonan, tetapi juga bentuk pelepas rindu terhadap event olahraga
berskala nasional. Adis, salah seorang penonton, mengaku senang akhirnya bisa
menyaksikan langsung IBL All Star tanpa harus bepergian ke luar kota.
“Senang banget akhirnya ada lagi di
Bandung. Jadi lebih dekat dan bisa nonton langsung,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Mendena yang
merasakan atmosfer meriah yang sempat hilang kini kembali hidup. Menurutnya,
kehadiran ajang ini membawa energi baru bagi pecinta basket di Bandung.
Tak hanya warga lokal, antusiasme juga datang dari luar daerah. Ami, penonton asal Purwakarta, datang bersama keluarga untuk menikmati pertandingan. Ia menilai konsep All Star tahun ini lebih ramah keluarga, sehingga memberikan pengalaman menonton yang lebih nyaman.

Wali kota Bandung saat menghadiri IBL All Star 2025 di Bandung Arena
Dalam pertandingan utama, IBL All
Star 2026 mempertemukan Tim Yudha dan Tim Prastawa yang diperkuat para pemain
terbaik pilihan penggemar. Dukungan penonton pun terbagi, menciptakan atmosfer
kompetitif sekaligus hiburan yang menarik.
Kedekatan emosional dengan para
pemain juga menjadi faktor kuat dalam menentukan dukungan. Sejumlah penonton
mengaku memilih tim favorit berdasarkan keterkaitan pemain dengan klub
kebanggaan mereka.
Lebih dari sekadar pertandingan,
kembalinya IBL All Star ke Bandung menjadi simbol bangkitnya gairah olahraga
basket di daerah. Event ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga
memperkuat ikatan antara komunitas, pemain, dan penggemar.
Para penonton pun berharap Bandung
dapat kembali dipercaya menjadi tuan rumah event olahraga besar di masa
mendatang, sehingga semangat dan euforia yang tercipta dapat terus berlanjut
dan berkembang. (ray/red).
