Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Hari Kartini di Bandung: Pemberdayaan Perempuan Jadi Pilar Kemajuan Kota

Selasa, 21 April 2026 | 22:52 WIB Last Updated 2026-04-21T15:52:24Z
Klik
Wali kota Bandung M.Farhan menghadiri peringatan Hari Kartini di Pendopo Kota Bandung

  
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Peringatan Hari Kartini di Kota Bandung tahun ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen terhadap peran strategis perempuan dalam pembangunan. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban kota yang maju dan berkeadilan.

Dalam peringatan yang digelar di Pendopo Kota Bandung, Selasa (21/4/2026), Farhan mengingatkan bahwa sejarah panjang perjuangan perempuan di Indonesia, termasuk di Bandung, telah membuktikan bahwa kemajuan bangsa tidak dapat dilepaskan dari kontribusi perempuan.

Ia menyoroti sosok pelopor pendidikan perempuan di Bandung, Raden Dewi Sartika, yang mendirikan Sekolah Keutamaan Istri pada masa penjajahan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi tonggak penting dalam membuka akses pendidikan bagi perempuan di tanah air.

“Ketika sebuah bangsa memuliakan dan memberdayakan perempuannya, maka bangsa itu akan terangkat harkat dan derajatnya,” ujar Farhan.

Semangat tersebut, lanjutnya, sejalan dengan perjuangan Raden Ajeng Kartini yang memperjuangkan kesetaraan pendidikan bagi perempuan. Gagasan Kartini disebut telah menginspirasi lahirnya berbagai organisasi dan lembaga pendidikan di Indonesia.

Dalam konteks saat ini, Farhan menilai tantangan yang dihadapi perempuan semakin kompleks, terutama bagi mereka yang menjadi kepala keluarga. Selain menghadapi tekanan ekonomi, perempuan juga harus menjalankan peran ganda dalam mengasuh dan membesarkan anak.

“Status perempuan sebagai kepala keluarga bukan sekadar simbol emansipasi, tetapi fakta sosial yang harus kita dukung dengan kebijakan nyata,” tegasnya.

Farhan juga mengajak masyarakat, khususnya laki-laki, untuk memandang perempuan sebagai mitra sejajar dalam kehidupan keluarga dan sosial. Ia menekankan pentingnya membangun relasi yang saling mendukung dan menghargai.

“Jangan pernah takut bersaing dengan istri. Justru kita harus menunjukkan kepada anak-anak bahwa ibu mereka adalah perempuan yang berdaya,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Farhan menyampaikan apresiasi kepada seluruh perempuan di Kota Bandung yang telah berkontribusi di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, dunia usaha, hingga kegiatan sosial. Peringatan Hari Kartini ini pun diharapkan menjadi momentum untuk terus mendorong kebijakan dan aksi nyata dalam memperkuat pemberdayaan perempuan di Kota Bandung. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update