![]() |
| Honorarium Peningkatan Mutu (HPM) Cair.. Guru senang gembira |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan,
mengatakan dana tersebut ditargetkan masuk ke rekening para penerima sebelum
pukul 15.00 WIB pada hari yang sama.
“Alhamdulillah HMP sudah dicairkan,
dirapel empat bulan,” ujarnya di Balai Kota Bandung.
Ia menjelaskan, keterlambatan
pencairan sebelumnya disebabkan proses administratif yang cukup panjang,
termasuk penyusunan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang harus melalui persetujuan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat.
“Perwalnya membutuhkan persetujuan
gubernur dan pusat. Sekarang sudah saya tanda tangani dan bisa segera
dicairkan,” katanya.
Selain HMP, Farhan juga
mengungkapkan bahwa bantuan Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) untuk siswa
jenjang SD, SMP, hingga mahasiswa turut disalurkan. Program ini menjadi bagian
dari upaya Pemkot dalam menjamin keberlanjutan pendidikan masyarakat.
Namun, ia menegaskan adanya syarat
ketat bagi sekolah penerima bantuan, yakni larangan menahan ijazah siswa.
Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut akan berujung pada sanksi tegas.
“Jika ada sekolah menahan ijazah,
bantuan RMP akan dicabut. Untuk sekolah negeri, kepala sekolah bisa langsung
dicopot,” tegasnya.
Total anggaran yang dialokasikan
untuk program RMP mencapai hampir Rp5 miliar. Anggaran tersebut menjadi bentuk
komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus melindungi hak
siswa.
Di sisi lain, Farhan menegaskan
bahwa Pemkot Bandung terus berupaya menjaga kesejahteraan tenaga pendidik, baik
guru honorer maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), agar
tetap stabil tanpa adanya pemutusan hubungan kerja.
Meski demikian, ia mengakui adanya
tantangan dalam pengelolaan anggaran daerah, khususnya dalam menjaga proporsi
belanja pegawai agar tidak melampaui batas 30 persen.
“Kalau semua dijadikan PPPK,
belanja pegawai bisa melonjak hingga 50 persen. Ini harus dikelola dengan
hati-hati,” ujarnya.
Ke depan, Pemkot Bandung tengah
mengkaji berbagai skema untuk meningkatkan kesejahteraan guru, termasuk
kemungkinan kenaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil
negara mulai 2027.
“Kami tidak hanya ingin mencegah
pemberhentian, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik,” tambah
Farhan.
Dengan pencairan HMP dan penyaluran
bantuan pendidikan ini, Pemkot Bandung berharap stabilitas tenaga pendidik
tetap terjaga sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di kota
tersebut. (rob/red).
