Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jumlah Lansia Meningkat, Kemnaker Dorong Perluasan Kesempatan Kerja Inklusif

Rabu, 15 April 2026 | 21:08 WIB Last Updated 2026-04-15T14:08:59Z
Klik
Plt. Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Kemnaker, Estiarty Haryani



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan mengajak dunia usaha dan dunia industri untuk memperluas akses kerja bagi tenaga kerja lanjut usia (lansia), seiring meningkatnya jumlah penduduk lansia di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, proporsi penduduk lansia pada 2025 mencapai sekitar 11,93 persen dan terus meningkat seiring bertambahnya angka harapan hidup. Kondisi ini menandakan Indonesia mulai memasuki era masyarakat menua.

Plt. Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Kemnaker, Estiarty Haryani, mengatakan partisipasi angkatan kerja lansia saat ini masih relatif rendah dibandingkan kelompok usia produktif lainnya. Padahal, potensi tenaga kerja lansia dinilai masih besar dan belum dimanfaatkan secara optimal.

“Hal ini perlu menjadi perhatian bersama agar lansia tetap memiliki kesempatan untuk bekerja secara layak dan produktif,” ujarnya dalam workshop bertema inklusi ketenagakerjaan di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Estiarty Haryani bersama peserta workshop bertema inklusi ketenagakerjaan di Jakarta


Menurut Esti, perlu adanya kebijakan ketenagakerjaan yang lebih inklusif serta implementatif, sehingga tidak hanya berhenti pada tataran regulasi, tetapi juga memberikan dampak nyata di lapangan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga komunitas.

Sebagai langkah konkret, Kemnaker tengah menyusun regulasi terkait penempatan dan pemberdayaan tenaga kerja khusus, termasuk lansia. Aturan ini diharapkan dapat memperluas akses kerja, meningkatkan perlindungan, serta memastikan kesempatan kerja yang layak bagi kelompok lansia.

Melalui upaya tersebut, pemerintah berharap lansia tetap dapat berkontribusi dalam pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka di tengah perubahan demografi nasional. (*/red).

×
Berita Terbaru Update